Red campus, that's the name that is attached to the Faculty of Law of Syiah Kuala University. Red is not because the campus color is red but the Faculty of Law is identical with the good red color of the alma mater, the uniform of ospek and the color of the campus flag is also red.
The Faculty of Law of Syiah Kuala University comes from a private Law Faculty named the People's College of Law Science and Public Knowledge which was then entered in 1961 within the University of Syiah Kuala University and established as the Faculty of Law and Public Knowledge.
The advanced age of a faculty and many figures are born from the womb. Proud to be a small part of this campus, because out there so many people who want to become students and lucky for people who are students of the Faculty of Law of Syiah Kuala University so they can feel the joy of the world of education in the field of law.
Movement of resistance / demonstration always begins in this campus, when there are issues of injustice and social imbalance felt by the society then surely the student will be moved both at the time of koflik condition in Aceh and current condition.
Finally, our hope as the alumni of the Faculty of Law remains a campus that always holds up the tridarma college and set gave birth to the figures of change in Aceh. And did not rule out from the womb of the Faculty of Law, University of Syiah Kuala was created changes in Aceh to a better direction.
Kampus merah, begitulah nama yang disematkan kepada Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala. Merah bukan karena warna kampusnya merah akan tetapi Fakultas Hukum sangat identik dengan warna merah baik dari almamater, baju seragam ospek dan warna bendera kampus juga berwarna merah.
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala berasal dari Fakultas Hukum swasta yang diberi nama Perguruan Tinggi Rakyat Ilmu Hukum dan Pengetahuan Masyarakat yang kemudian pada tahun 1961 di masukkan dalam lingkungan Universitas Syiah Kuala serta ditetapkan menjadi Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat.
Usia yang sudah lanjut dari sebuah fakultas dan banyak tokoh yang dilahirkan dari rahimnya. Bangga rasanya menjadi bagian kecil dari kampus ini, karena diluar sana begitu banyak orang-orang yang ingin menjadi mahasiswanya dan beruntunglah bagi orang-orang yang menjadi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala sehingga mereka dapat merasakan nikmatnya atmosfer dunia pendidikan bidang hukum.
Gerakan perlawanan/demonstrasi selalu dimulai di kampus ini, ketika ada isu-isu ketidak adilan dan ketimpangan sosial yang dirasakan oleh masyarakat maka pasti mahasiswa akan tergerak hatinya baik pada saat kondisi koflik di Aceh maupun kondisi sekarang.
Akhirnya, harapan kami selaku alumni Fakultas Hukum tetaplah menjadi kampus yang selalu memegang teguh tridarma perguruan tinggi dan tetapkan melahirkan tokoh-tokoh perubahan di Aceh. Serta tidak menutup kemungkinan dari rahimnya Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala ini tercipta perubahan di Aceh ke arah yang lebih baik.
regard@adun80