Sebuah tempat di sudut kota Banda...
Serabut akar bergelantungan memeluk dinding bangunan dengan hangat mendengar kisah sejarah. Warna-warni cat terlukis dengan indah turut mengimajinasikan sekisah cerita lama, mengisi kelamnya masa lampau yang mengarungi hati batu bata merah.
Suatu tempat di sudut kota Banda...
Terbuka lebar terhadap malam dan sinar rembulan, agar tersalur segala cerita bahagia dari ratu angkasa pada dinding-dinding tua. Ratusan kata dari cakrawala duduk tegak rapi, melukis kisah bunga-bunga pada tembok-tembok panas berhawa dingin, membawa dongeng yang terbentang pada alam kepala. Bak memancarkan gemerlip bintang yang bergelantungan di atap alam.
Sepetak tempat di sudut kota Banda...
Dipenuhi dengan bunga bara, tembok karat, dan robot-robot manusia yang mengalirkan pikiran pada setiap aliran sungai kecil. Membawa sekisah cerita berbeda melalui debu-debu halus yang berterbangan ke tengah kota.
(Aku di istana @kanotbu)