Tentang kepribadian mu

Words
185
Reading
1 min
9y
Listen to this post
~1 min

Selamat pagi, Pagi..
Hallo Sahabat Steemians

image


* Semoga tulisan sederhana ini mampu mengajak para sahabat Steemian memasuki ruang-ruang dalam, tentang proses kelahiran karya puisi:
  • Jika seseorang membiasakan dirinya mengasah jiwa dengan ketajaman kenangan, maka hidup jadi bernyawa ketika diungkapkan. Kata-kata yang bernilai selalu akan menjadi titik awal keberangkatan makna.

  • Padanya semua terikat, jalin-menjalin dalam irama hati, menggumpalkan titik-koma, dalam menyatukan jeda. Simpul itulah yang menguatkan puisi untuk enak dibaca, dinikmati serta mampu mengikat pembaca untuk tetap berada di dalamnya.

  • Terkadang menghanyutkan, kadang berubah cermin untuk kembali mempertanyakan diri. Banyak yang lepas dari tangkai kehidupan, jatuh dan berputar-putar ke pusat semesta. Laksana daun, melayang, kemudian angin menjadikannya tarian.

  • Kadang naik, kadang turun, kadang berputar bak baling-baling, atau menukik tajam dalam tarikan gravitasi. Itulah puisi. Sebuah alamat tentang jalan pulang; jarak, waktu, dan ingatan akan selalu mengekalkan peradaban.

  • Benteng terakhir untuk mempertahankan nilai-nilai dan cita-rasa kehidupan untuk menghadapi gerak-zaman yang membabi-buta pada peradaban bangsa-manusia hanyalah kebudayaan. Jika takluk, alamat tak ada lagi tegur-sapa.

  • Kehilangan, cinta, rindu-dendam dan harapan melekat indah di dalam kata. Dan Penyair yang kuat akan selalu berusaha menghidupkannya rasa dan menukilkanya dengan ungkapan istimewa.

abangmadrid@abangmadrid