CERPEN SINGKAT KARYA SAFARUL AFDHAL
SAHABAT SUKA BERCANDA
Sahabat adalah teman bermain dan bercanda. Meskipun terkadang suka berdebat karena berbeda pendapat. Tetapi bagiku arti sahabat yang sesungguhnya adalah teman yang selalu ada disaat suka dan duka. Hal itu berbeda dengan apa yang aku rasakan.
Setiap hari fani,hamdi dan afdhal selalu berangkat sekolah bersama-sama, pulang sekolah juga. Kami sering bermain di lapangan bola. Kami hanya membutuhkan beberapa jam untuk pergi di dekat lapangan bola.
Hampir setiap hari libur kami menghabiskan waktu untuk bermain bola. Tentunya sudah izin dengan orang tua kami masing-masing. Tiba-tiba……….
fani menanyakan pada afdhal, “dal, keadaan hamdi bagaimana? Sudah kembali dari rumah sakit belum?"
afdhal yang sudah sering mendapatkan pertanyaan ini pun menjawab dengan nada lemas dan malas. “afdhal sudah meninggal, ni" kira-kira seperti itulah bunyi jawaban yang didengar oleh fani.
Karena suara di pinggir lapangan terlalu kencang ternyata fani salah mendengar. “Apa fani sudah meninggal dhal?" Lalu afdhal menjawab dengan suara yang lebih kencang, “Sembarang kamu fani. Maksud aku hamdi sudah mendingan bukan meninggal."
“Oh." Jawab fani sambil tertawa karena terkejut setelah salah mendengar kabar kondisi hamdi.”
Kesimpulan
Sahabat. Senakal-nakalnya kamu, aku tahu baikmu seperti apa. Biar saja orang berkata apa tentangmu, sebab mereka hanya mengetahui yang nampak pada luarmu saja. Namun tidak bagiku.
SAFARUL AFDHAL