Getah Jernang termasuk salah satu produk yang mempunyai nilai ekonomi sangat tinggi sebagai komoditas ekspor. Produk ini biasa dikenal dengan nama Dragon’s Blood Kino. Ditempat lain, getah jernang dikenal dengan nama lain, seperti Limbayung, Getih Badak dan getuk badak.
Potensi produksi Getah Jernang semakin langka karena pola produksi sekarang tidak lestari dan pengembangan tanaman yang sangat ekspansif.
Di Indonesia usaha Getah Jernang sangat disukai oleh masyarakat karena arga Getah Jernang di tingkat petani mencapai sebesar Rp. 400.000 – 850.000 per kg. Jika di luar negeri nencapai harga sebesar US $ 300 per kg. Kebanyakan petani sekarang mengusahakan sendiri dengan menjual langsung hasilnya kepada pedangang pengumpulan jernang.
Daun rotan jernang berwarna kehijauan termasuk dari helaian daun yang terdiri dari permukaan bawah dari daun jernang agak sedikit cekung. Jernang berbuah pada umur 2 tahun dan akan menghasilkan getah setelah berumur 5 tahun. jernang bisa berbuah dua kali dalam setahun.
++++++++