Catatan Inti 1st Nation Meet Up Indonesia Steemit Community #2


Komunitas Steemit Indonesia (KSI) chapter Bandung berhasil melaksanakan tanggungjawabnya sebagai tuan rumah kegiatan pertemuan nasional pertama Komunitas Steemit Indonesia (KSI) atau istilah dengan jaman now-nya adalah 1st Nation Meetup Indonesia Steemit Community.

Salah satu rangkaian acara yang paling di memantik perhatian peserta adalah acara yang dilaksanakan di Pendopo DPRD Kota Cimahi. Banyak peserta yang hadir dari berbagai kalangan dan komunitas seperti para steemian, perwakilan pemerintah, seniman, pelaku literasi dan budaya, pelaku pendidikan, wartawan, blogger, mahasiswa Aceh di Bandung, maupun pelaku kerja kreatif.



Acara satu ini cukup manarik perhatian karena menghadirkan banyak keynote speaker seperti bang @ayijufridar @abduhawab @kemal13 @bahagia-arbi @kakilasak @jodhipamungkas dan diapit oleh dua kurator @levicore dan @aiqabraqo. Ramuan meetup ini semakin berwarna dan hidup setelah di moderatori oleh kak @mariska.lubis dan bang @rismanrachman.

Acara yang di fokuskan untuk mempromosikan steemit dan steem ini sempat mengalami kemunduran waktu pelaksanaannya. Dari jadwal awal yang direncanakan akan dimulai pada pukul 15.00 WIB menjadi 16.00 WIB. Keterlambatan ini terjadi karena menunggu kehadiran pihak penguasa tempat. Katerlambatan ini dapat kita maklumi karena hari ini adalah tanggal merah dan tidak ada jadwal dinas. Namun diwaktu sela menunggu itu aku sempat bercoloteh:



Rupajih disino di pakek jem karet sit lage di Aceh ideh" kataku sambil bercanda. Tiba-tiba ada yang nyahut "Sit awak Aceh dum yang jak keno" sambil ia lempar tawa ke arahku.

Tepat setelah pelaksanaan ibadah sholat asar acara baru dimulai. Banyak tamu undangan dari pemerintah dan kalangan komunitas sudah berhadir dan duduk manja di Pendopo DPRD Kota Cimahi. Namun kali ini malah saya yang telat. Oya menurut informasi dari kak @alaikaabdullah istilah pendopo kalau di Cimahi itu seperti saung atau aula yang biasa digunakan untuk keperluan keninasan pihak DPRD baik pertemuan formal dan non formal. Sementara di Aceh pendopo itu identik dengan istana (rumah) kedinasan bagi pejabat daerah.



Aksi seniman nasional kang Bahar Malaka dan komunitas President Rock & Roll mengawali panggung acara Promosi Steemit dan steem. Banyak peserta yang memilih maju untuk melihat dan mengabadikan moment aksi kang Bahar dan kawan-kawan. Kang bahar melukis di atas kanvas sedangkan komunitas President Rock and Roll mengiringi beberapa bait lagu. Kurang lebih 10 menit kang Bahar berhasil meneyelesaikan satu lukisannya di atas kanvas yang kemudian berhasil dilelang seharga 6.500.000 rupiah. Lukisan ini menjadi milik steemian asal Bireuen @dokter-purnama.

Ini ada 2 postingan yang mengulas tentang kang Bahar Malaka dan Komunitas President Rock and Roll:

  1. Postingan bang @dilimunanzar
    The Eccentric, Friendly and Courteous artist is Bahar Malaka |Seniman Eksentrik, Ramah dan Santun itu Bahar Malaka

  2. Postingan bang @kemal13
    #Kems : President Rock and Roll Community and Kang Bahar (Artist) at Meetup KSI Chapter Bandung



Perwakilan dari pemerintahan cimahi, pak Roni yang mendapat kesempatan kedua untuk memberikan kata sambutannya mengatakan bahwa steemit merupakan literasi digital yang menjamin hak atas kekayaan intelektual. Steemit menurutnya sangat baik untuk digunakan oleh generasi Indonesia saat ini, selain dapat meningkatkan kemampuan literasi juga berpeluang mendapatkan penghasilan.

Sedangkan om @jharyadi yang mendapat giliran ketiga mengaku sangat senang dan berterimakasih atas antusiasnya peserta mengikuti berbagai rangkaian acara di 1st Nation Meetup KSI-Indonesia Steemit Community. Terutama untuk steemian dari Aceh yang sudah datang jauh-jauh untuk mempromosikan steemit ke Bandung. Terakhir om @jharyadi mengajak seluruh peserta yang hadir untuk mengawali kegiatan ini dengan membaca al-fatihah.

Kini tibalah saatnya rangkaian acara yang dinanti-nanti oleh seluruh peserta yang hadir. Mendengar sekapur sirih tentang steemit dari para keynote speaker. Para keynote speaker ini memiliki latar belakang profesi yang beragam, ada dokter, guru, jurnalis, blogger, mahasiswa hingga wiraswasta.


Sesi ini bisa di bilang para steemian yang menjadi keynote speaker berbagi pengalaman dan harapannya untuk masa depan indonesia yang lebih baik terutama untuk pengguna steemit. Fokus utama pembahasan oleh para keynote speaker adalah untuk mempromosikan steemit di Bandung melalui peserta yang hadir ke pendopo DPRD Kota Cimahi.


***


Note: Pada dasarnya ingin saya perpanjang catatan ini agar menjadi catatan yang lengkap, terutama merangkul bait-bait inti dari kalam para keynote speaker. Karena kondisi kesehatan sedang ekstream, akhirnya saya cukupi saja sampai disini. Oyee.
H2
H3
H4
3 columns
2 columns
1 column
Join the conversation now
Logo
Center