Langit sore semburat jingga
Rabu itu penuh dengan kicauan
Sabtu dulu terpulas di pelataran
Menuai sorotan dan pukauan
Kami masih disini
Telah kami terima salamnya
Telah kami penggal kegarangan pembesar2 hipokrit
Jargon yang tersungkur
Masih terbelenggu di pojok sekolah
Terlempar jauh terhempas nista
Tak lagi ada dalam logika
Jargon yang tersungkur
Kami tau kau terjatuh berulang kali
Berjalanlah tak terhenti
Mesti harapan itu sangat kecil
Waktu yang terhabiskan akan terus bersamamu
Jargon yang tersungkur
Kemari!!!! Lepas pusaran gelap
Belenggu pojok2 sejarah
Kalaupun kami beraksi
Hanya kau yang mampu memberi arti...