Tangan-tangan Tuhan

Words
617
Reading
3 min
Listen
Play
9y

20171118_102817.jpg

Entah dari mana kekuatan itu datang hingga tanganku berani menuliskan tentang masalah yang sedang kuhadapi. Seperti dituntun untuk mengikuti skenario Tuhan, aku terus berusaha mencari jalan keluar supaya terlepas dari pusaran air yang besar.

Malam itu kutetapkan niatku untuk fokus menjadi seorang steemians. Tak ada cara lain, hanya ini jalan satu-satunya menghasilkan uang dengan waktu dekat.

Baca juga tentang Mak, Aku Ingin Jadi Steemian Saja

Kak Maya sudah menghasilkan uang 22 juta semenjak bermain steemit lima bulan yang lalu. Feni baru menerima tiga juta dalam waktu dua bulan dari hasil menulis di steemitnya, dan Intan telah mengumpulkan sebanyak 100 SBD dalam waktu dua bulan yang jika diuangkan sekitar sepuluh jutaan.

Aku pun terus menulis di steemit dengan berharap akan ada Tangan-tangan Tuhan yang mempermudah jalanku memperoleh 25 juta pertama dalam waktu dua bulan. Hingga akhirnya tulisan yang berjudul Utang dan Steemit itu menjadi bahan postingan.

IMG-20171111-WA0021.jpg

Menulis adalah hobiku dan sekarang kutekuni menjadi sebuah profesi

Di zaman milenial ini informasi sangat cepat berkembang, hingga tulisanku sampai ke tangan-tangan orang yang melihat dengan mata Tuhan, mendengar dengan telinga Tuhan, dan merasakan denga lidah Tuhan.

Mulanya hanya sekadar berempati, kemudian muncullah sebuah aksi hingga membuatku yakin bahwa Tangan-tangan Tuhan itu benar adanya.

Community Power

Setelah tulisanku yang berjudul Utang dan Steemit diposting, muncul puluhan komentar yang memberikan doa dan juga motivasi supaya aku bisa melunasi utang orangtuaku.

Tidak hanya sekadar berkomentar merespon tulisan itu, niat untuk membantupun diutarakan melalui aksi. Tulisanku pun masuk dalam pembahasan grup kepenulisan yang semenjak dua tahun ini kuikuti.

9daa9139-6ebf-405a-ae26-b099ece365be.jpg

Komunitas Blogger yang sekarang tergabung dalam KSI

Ketua dari komunitas itu mengajak para anggotanya yang telah mempunyai akun steemit untuk beramai-ramai meng-upvote dan meng-resteem tulisanku. Meskipun para penulis yang tergabung dalam blogger community ini belum mempunyai kekuatan di steemit, tapi niat untuk membantu tetap ada walau hanya sekadar engkol kosong.

Kekuatan dari komunitas itu rupanya luar biasa berdampak padaku. Selain membantu dangan upvote dan resteem, ada juga yang langsung mengirimkan SBD ke steemitku. Aku sangat terkejut, rupanya Tangan-tangan Tuhan sedang menjalankan tuganya dengan baik. Rasa syukur pun tak lepas dari bibirku. Sungguh luar biasa skenario Tuhan yang dibuat untukku.

Networking

Dari grup kemudian berlanjut kepada orang yang berpengaruh di dunia steemit, siapalagi kalau bukan para whale atau shark yang mempunyai kekuatan besar dalam perhelatan dunia steemit.

Salah satu teman dari komunitas blogger mengajak berkenalan dengan Komunitas Steemit Indonesia (KSI). Berawal dari ngobrol asyik dengan para steemians, lalu berlanjut kepada hal-hal yang berkaitan dengan dunia steemit.

DQmbQwCScmZZmKypEpJ5Bu1wmtuZL19YcAp5LuYn8mknSJE_1680x8400.jpg
Foto kmubaraq@kmubaraq

Satu hal yang melekat dalam ingatanku bahwa bermain steemit ini, bukan hanya fokus dalam membuat tulisan. Akan tetapi bagaimana kita membuat jaringan antarsesama steemians untuk menghasilkan cryptocurrency.

Aku mengerti bahwa permainan ini tidak bisa dimainkan secara sendiri-sendiri. Butuh banyak teman dan jejaring supaya ada ikatan emosional yang terbentuk untuk mendapatkan upvote. Beruntung aku bisa masuk ke dalam jaringan tersebut dan diterima dengan baik.

Rupanya Tuhan juga mengirimkan Tangan-tanganNya untuk membantu diriku terlepas dari lilitan utang. Inilah mungkin jalan yang diberikan Tuhan untukku supaya bisa melunasi utang. Doa-doaku selama ini terjawab sudah, berkat Tangan-tangan Tuhan.

Dua metode yang disampaikan oleh rismanracman@rismanracman dalam tulisannya Jangan Kuatir Bantu Steemian Baru-Jangan Segan Dukung Steemian Bereputasi telah aku lakukan dengan baik. Yaitu smart content dan smart community. Kini tinggal menanti apakah dua bulan ini bisa terkumpul 250 SBD berkat Tangan-tangan Tuhan?

Terima kasih untuk para blogger yang sekarang hijrah menjadi steemians, yaitu fardelynhacky@fardelynhacky, ihansunrise@ihansunrise, alaikaabdullah@alaikaabdullah, ainiaziz@ainiaziz, sricorner@sricorner, betterperson@betterperson, rahmanovic@rahmanovic, bairuindra@bairuindra, hayanufus@hayanufus ferhatmuchtar@ferhatmuchtar, abahharuna@abahharuna, azharpenulis@azharpenulis, arielogis@arielogis, citrarahman@citrarahman, riodejaksiuroe@riodejaksiuroe, hayatullahpasee@hayatullahpasee dan gilakorea@gilakorea.

DQmNhPtdpceAgHcwJTuw89U8BDKVU9SWTMpns5PdkmuKQyk.jpg
Foto akbarrafs@akbarrafs

Juga ucapan terima kasih untuk para steemians yang sudah merangkulku menjadi bagian dari keluarga KSI yaitu levycor@levycor, aiqabrago@aiqabrago, rismanrachman@rismanrachman, kemal13@kemal13, mariska.lubis@mariska.lubis, orcheva@orcheva, kakilasak@kakilasak, dan semua para steemian yang menjadi Tangan-tangan Tuhan.

Baca juga tentang Mengenal Steemians KSI Banda Aceh Lebih Dekat

Tangan-tangan Tuhan | Ecency