Perkembangannya pun semakin masif saja. Tak terkecuali di Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) juga tersedia kantin dengan kopi jenis arabica Gayo, Toraja dan Papua.
Pengelola kantin ternyata sangat menguasai marketing, permintaan pasar yang tinggi dari maniak kopi menjadikan suasana di pascasarjana UMSU semakin menarik bagi dosen dan mahasiswa.
Apalagi, mahasiswa dari Aceh dari tahun ke tahun semakin meningkat. Tahun ajaran 2017-2018 untuk Magister Ilmu Komunikasi
(MIKOM) saja ada enam orang mahasiswa dari Banda Aceh dan Sabang, belum lagi program studi yang lain.
"Alhamdulillah, semangat belajar kita semakin meningkat dengan adanya kantin arabica ini, " sebut M. Rizal Falevi Kirani Staf Khusus Gubernur Aceh yang juga Ketua DPP Partai Nanggroe Aceh (PNA).