Rasa cinta tak terbatas
Imajinasi kebersamaan tingkat tinggi
Nur kebahagiaan terpancar alami
Dunia seakan terjebak dalam sebuah ruang
Untaian kata dari sebuah asa
Menikmati sedikit kebahagiaan dari surga dalam sebuah keluarga merupakan impian tak terbatas dari asa manusia. Walau dalam sebuah rumah yang sangat sederhana terkadang mengalahkan sebuah istana dengan gemerlap kemewahannya. Tak terkecuali sebuah keluarga kecil yang dilimpahkan anugerah oleh Tuhan berupa keturunan. Lahirnya seorang buah hati dengan cinta terjalin dari pasangan anak manusia sungguh kebahagiaan yang tak memiliki batas.
Kebahagiaan memiliki seorang anak bukan hanya sekedar kebahagiaan. Ada perjuangan hidup dan mati dari seorang ibu yang melahirkannya. Diriku menjadi salah satu saksi dari sekian banyak ayah yang menyaksikan pengorbanan bunda melahirkan buah hatinya. Perasaan takut dan merinding, rasa yang terpatri di jiwa ini mendengar jeritan istri tercinta dalam memperjuangkan kehidupan puteriku. Suara tangisan dan jatuhnya air mata istri adalah awal dari tertanamnya bibit rindu ini. Bibit yang terus tumbuh subur berbalut senyuman kecil buah hati dan tertanam di imajinasi pikiran terdalam.
Keseharian dalam menjalani hidup di rumah tercinta seketika berubah. Seakan semua keheningan dan rasa sunyi hijrah dari kehidupan. Bersenda gurau dan canda tawa selalu muncul ke permukaan melihat tingkah laku lucu dari puteriku. Suasana yang selalu membuat rindu menggebu ingin cepat kembali dari perantauan karirku. Apalagi jika istri tercinta mengirimkan sebuah memori yang tersimpan dalam bentuk foto dan video tentang puteriku, tak terasa bulir air terindah jatuh dari mataku yang sayu oleh lelahnya menahan rindu ini.
Lihatlah mata indah nan jernih yang belum tersentuh dosa. Jari jemari tangan nan lembut serta bentuknya yang mungil sangat menggugah jiwa untuk disentuh. Apalagi suara tangisan pertanda meminta susu pada bunda selalu terngiang dalam pikiran. Hati ayah mana tak selalu rindu pada buah hati yang selalu ditunggu dari proses perkenalan dan berujung pernikahan? Hanya hubungan dari pernikahan nan suci yang dapat merasakannya.
Jika angin selalu menyentuhku tanpa ragu, maka sentuhlah juga puteriku dengan membawa segenap rinduku padanya. Jika steemian melewati kampung halamanku, titipkanlah rindu ini untuk buah hatiku. Rindu sangat dalam dari seorang ayah yang mengumandangkan firman Tuhan saat pertama kali di telinganya.
Rasakanlah selalu rindu ini wahai puteriku.
Aku sayang padamu!
Brebes, 11 Mei 2018
Salam Kasih Sayang
Tusroni