Networking is Number One (Testimony part-2) Indonesia Version
Menjadi koresponden membuat saya makin bangga. Bisa berkontribusi di media nasional membuat saya makin yakin untuk berkiprah di bidang jurnalistik. Ingin rasanya mencicipi persahabatan di media nasional yang dalam pandangan saya memiliki pengalaman dan kemampuan jurnalistik mumpuni.
[20180127_180340.jpg]l
Meliput Muktamar Muhammadiyah ke-43 di Banda Aceh 6-10 Juli 1995 adalah pengalaman yang luar biasa. Selain bisa terjun dalam even nasional, banyaknya para muktamirin yang hadir ditambah ketokohan Amien Rais saat itu menjadi kesan yang tak bisa saya lupakan. Lagi-lagi jaringan adalah bagian terpenting dalam meniti karir.
Bertemu dengan peliput dari media nasiona, saya berkenalan dengan Nanang Junaedi dan Aribowo Suprayogi yang saat itu bekerja di Majalah Tiras-sebuah majalah mingguan pengganti Editor yang dibredel Pemerintah Soeharto. Senior Aribowo saat ini bertugas di Liputan6.com.
Saya pun berkesempatan meniti karier di majalah tersebut. Saat itu menjadi koresponden di Banda Aceh dan sekitarnya. Maka, momen liputan Muktamar Muhammadiyah itu mengantar saya menjadi koresponden Majalah Tiras.
Sekali lagi, jaringan atau network adalah sesuatu yang bersahaja.