Sama seperti lebah, serangga ini juga membuat sarang sebagai tempat tinggal koloni mereka. Namun, tawon tidak memproduksi madu seperti halnya lebah. Sarang tawon adalah struktur yang kompleks dan terdiri dari banyak lapisan, serta memiliki bobot yang ringan.
Sarang ini terbuat dari gumpalan kayu yang telah mereka kunyah. Tawon tergolong serangga karnivora. Mereka bisa memangsa serangga-serangga lain, seperti capung, untuk memenuhi kebutuhan makanannya. Dalam hal pertahanan diri, tawon diketahui lebih agresif daripada lebah.
Mereka juga bisa menggunakan sengat berkali-kali, berbeda dengan lebah yang begitu menyengat langsung tewas. Namun meskipun demikian, hanya tawon betina yang bisa menyengat. "Sengat tawon seperti jarum suntik, sehingga setelah menyengat dapat dicabut kembali," kata Hari Nugroho, peneliti serangga dari Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI).
Sengat ini juga digunakan untuk berkembang biak. Tawon akan menyengat mangsanya hingga tewas dan menyuntikkan telur mereka di dalam tubuh mangsanya. Ciri umum dari tawon adalah warnanya yang kuning cerah, dan dihiasi dengan lingkaran hitam di perutnya.
Gambar ini di ambil oleh @alex-zen