Batu karang tetap kokoh melengkapi lautan
Walau derai ombak selalu saja datang menghantam
Namun batu karang tak selamanya tegar dihantam ombak
Ia pun bisa rapuh dan terkikis
Begitu pula hati yang tak selamanya kokoh
Ketika badai menerjang, keteguhan hati pun diuji
Dalam diam aku teringat akan sosokmu
Menghampiri diantara berjuta pasang mata yang memandangku
Serpihan-serpihan usang seolah kembali terajut
Untaian kalimatmu masih terukir indah
Setiap kata terangkai sempurna
Hingga celah keraguan pun lenyap
Seolah bersemayam dalam lubuk jiwa
Biarlah sang waktu yang bicara
Sampai batas waktu telah tiba
Seberapa jauhkah ia mampu bertahan
Betapa hati sanggup menunggu
Ditengah terpaan ombak kehidupan