Tidak pernah tahu darimana awalnya. Saat matahari ingin menemui malamnya, saat itu juga ia menorehkan warna jingga yang menyejukkan sukma. Aceh Besar adalah salah satu tempat favorit aku dan teman-temanku untuk mengagumi ciptaan-Nya yang sementara.
Kali ini berbeda. Aku dan ketiga teman lelakiku menikmati senja di Pantai Kuala Cut, Aceh Besar dengan bercerita tentang patah. Ya. Patah hati. Kami berempat adalah sisa-sisa juang yang tidak ingin ditahan. Dilepaskan kekasih yang paling di cinta. Untuk berada di pelukan ternyaman yang mereka tuju.
Kami sama-sama suka senja.
Karna patah hati bisa di sembuhkan dari semburat warna itu.