Pada suatu hari
Si A berpacaran dengan si C 2 tahun ia menjalani hubangan nya.niat si A ingin menyeriuskan hubungan nya. Segala hal sudah di persiapkan dan sudah di rencana kan.
Ntah angin dari mana . Si C menghilang selama 1 bulan . Nah setelah dia menghilang dia pun kembali lagi . Menjalani hubungan seperti biasa nya. Lalu selang tiga 3 hari si C pun memutuskan untuk mengasih surat undangan kepada si A . Terkejut nya si A tak kepalang . Lalu ia bilang kenapa kau tega membuat ku seperti ini. Apa kamu gak punya hati. C MENJAWAB. Ini lah garis bawah kehidupan . Kita harus sabar dan tegar menerima semua nya. Karna yang ku rasakan dengan nya. Ada lah kecocokan hati. Dia lah lelaki yang benar2 ku cari dan mapan serta cocok dengan kehidupan ku dan biaya2 hidupku ke depan.
Lalu dia pun meninggalkan si A
Selang 1 tahun dia menikah ternyata dia kena karma nya. Suami yang dia bilang pilihan terbaik nya. Menikahi gadis lain. Sehingga dia pun tak di gubris oleh suami nya. Lalu si C pun. Sangat menyesal. Dan dia pun mengadu ke si A. Karena setelah A di tinggali. Dia berubah drastis nasib nya .lebih sukses dari yang dahulu. Dan si A pun hanya menjawab. Jalani lah kehidupan mu dengan nyaman. Karena nasi telah jadi bubur , coba kamu rundingkan lagi dengan nya. Cari lah keputusan dari nya .
Kebetulan sekali kamu mengadu sama ku. Aku cuma mau kasih undangan ku. Kamu hadir ya di acara ku. Acara nya di gedung xxx(super mewah). Si C pun tercengan dan berbilang di beluk hati nya. Aku yang nikah sama suami ku hanya buat acara di rumah. Dan si A yang dulu nya ku anggap miskin dan tak mampu sekarang bisa melebihi kapasitas suami aku. Sungguh menyesal nya aku sekarang