Kamu yang bertahta di atas mimpi
Mengapa sekarang masih terbaring di tepian hati
Walaupun kadang nurani enggan bertanya
Sejatinya naluri menginginkan kebahagiaan di ujung pencarian
Aku Sadar ini tak mudah
Lalu pantas Kah aku mengalah ?
Sementara kegagumanku pada perasaan menghadirkan secuil kebahagiaan dalam hati
Tertawa lah dalam tangisku
Karena air mata ini yang mampu ku hadiahkan buat senyum mu
Bukan sebait do'a
Laksana semula ku memimpikan nya