4 Hal Mendasar di Steemit
Kontes Steemit Indonesia Memahami Konsep Dasar Platform Steemit.
Steemit merupakan generasi baru blogging dengan nuansa berbasis cryptocurrency. Ned Scott yang merupakan pendiri Steemit, mendesain platform media sosial ini berbasis reward. Beda halnya dengan media sosial lainnya, seperti twiter, facebook, dan instagram yang tidak menyediakan reward. Jika pun ada, hanya dalam bentuk pembayaran jasa atas platform iklan yang dilekatkan pada media tersebut.
Ned Scott dengan akunnya @ned melaunching steemit ini pada tahun 2016, dan hanya butuh waktu dua tahun, Steemit mampu buming diseluruh pelosok nusantara, dan Aceh titik nol Indonesia salah satunya.
Melalui sentuhan tangan Kurator Indonesia, Reza Fahlevi atau lebih kenal dengan akun steemitnya @levycore telah mampu memimpin steemit di Indonesia dengan baik. Apa yang dilakukan dengan kontes menulis ini merupakan bagian dari strategi
@levycore meningkatkan kapasitas steemian di Indonesia untuk mampu memahami Steemit dengan baik.
Untuk kebutuhan kontes, saya @ratna87 mencoba menguraikan 4 hal mendasar di Steemit yang harus diketahui oleh para pemula.
1. Akun dan Password
Untuk memulai Steemit kita terlebih dahulu harus memiliki akun Steemit. Akun ini merupakan identitas kepemilikan bagi setiap user. Biasanya, nama akun merupakan nama pribadi pemilik akun, atau ada juga akun yang diberikan nama lain sesuai dengan fokus isu konten dalam steemit, bisa jadi juga merupakan nama samaran, singkatan, atau profesi seseorang. Tidak ada aturan khusus di Steemit tentang penamaan akun, tapi steemit tidak menyetujui nama yang dianggap doble dengan nama lain (duplikat). Jika Steemit sudah menerima nama akun yang kita usulkan, kemudian ada email konfirmasi dan pengiriman kode melalui handphone, proses selanjutnya adalah menunggu konfirmasi lanjutan dari steemit yang akan mengirimkan Password untuk masuk ke Steemit. Password yang diberikan nanti merupakan kolaborasi algoritma. Bedanya dengan platform media sosial lain, Steemit yang menyiapkan password untuk user, sedangkan yang lain passwordnya user sendiri yang tentukan. Uniknya lagi, password yang diberikan oleh Steemit hanya sekali tampil, jika tidak kita backup atau save ketempat lain, maka akan menjadi malapetaka. Karena belum ada di dunia ini yang mampu menghafal passwor Steemit yang begitu rumit. Dalam postingan @rismanrachman dengan judul Panduan Awal Memahami Steemit Untuk Pemula menyebutkan Steemit bersifat desentralisasi, sedangkan facebook tersentralisasi. Sentralisasi maksudnya ada ownernya, sedangkan desentralisasi menempatkan kita sebagai pemilik atas akun kita (private key, posting key, reward key dan owner key). Beda dengan facebook, punya kita bukan hanya kita yang memiliki tapi juga dimiliki aksesnya oleh owner.
Nah, untuk bergabung ke Steemit caranya pun cukup mudah melalui steemit.com
SUMBER
2. Postingan
Postingan merupakan langkah selanjutnya, kita harus membuat post di Steemit lazimnya seperti blogging lainnya. Postingan tidak dibatasi pada bentuk konten, yang penting tidak memuat konten fitnah, SARA, dan pornografi. Ide yang diposting bisa beragam, seperti cerita kehidupan, photography, gambar, video, cerpen, berita/news, atau konten lainnya. Link postingan tersebut bisa dishare ke berbagai platform media sosial lain, seperti facebook, twiter, instagram, dan lain sebagainya. Tujuan untuk mendapatkan reward atau penghargaan dari sesama pengguna Steemit. Jika mereka tidak memiliki akun steemit, tidak bisa melakukan vote akan tetapi hanya bisa membacanya saja. Dalam membuat postingan, steemit melarang kita melakukan plagiat atau konten yang tidak original. Bisa kita mengambil kutipan atau referensi, tapi harus menyertakan sumbernya.
SUMBER
3. Reward
Reward adalah sesuatu hal yang membuat beda dengan platform media sosial lainnya. Steemit memberikan reward kepada setiap postingan dalam bentuk Steem Dollar (SBD) dan Steem Power (SP). Reward tersebut dapat ditukarkan menjadi uang rupiah untuk Indonesia. Steemit memberikan reward tersebut melalui voting pembaca, besaran reward yang didapatkan sesuai dengan jumlah SP orang yang memberikan voting kepada kita. Secara pengaturan bawaan penentuan reward dengan skema 50:50, artinya 50% SBD dan 50% SP. Bagi akun baru, Steemit memberikan pinjaman SP sebesar 15 SP sebagai kekuatan awal. Kemudian SP tersebut dapat ditambahkan pada saat reward di dapatkan. SBD dapat ditransfer menjadi Steem, Steem dapat dicairkan menjadi rupiah atau melakukan Power Up untuk tambahan SP. Untuk mencairkan Steem menjadi rupiah, kita harus menggunakan dua aplikasi lain, dan salah satunya adalah #bitcoin, baru kemudian kita transfer menjadi rupiah ke rekening kita.
Steemit juga memberikan reward kepada orang yang melakukan voting, jadi tidak hanya untuk kita sebagai pemilik tulisan. Orang yang melakukan voting juga mendapatkan reward dalam bentuk pembagian SP. Jadi di Steemit banyak cara untuk mendapatkan reward. Jika kita tidak memiliki ide untuk menulis, bisa kita memberikan komentar pada tulisan orang, dan jika ada orang yang voting komentar kita, maka kita juga mendapatkan reward dari hasil voting itu.
SUMBER
4. Jaringan
Untuk menjadi sukses di Steemit, kita harus membangun jaringan, tidak bisa kerja secara individu. Membangun jaringan dalam artian ini bukan seperti bisnis Multi Level Marketing. Akan tetapi membangun jaringan di Steemit untuk berdiskusi, mencari pengikut, mengikuti orang, memiliki komunitas, serta ada media berinteraksi. Selian itu, Steemian (nama pengguna steemit) harus memiliki komitmen, kerja keras, dan disiplin dalam menulis sehingga mendapatkan sesuatu di Steemit.
SUMBER
Itulah 4 Hal Mendasar di Steemit yang harus di ketahui bagi pemula.
Apresiasi kepada @levycore yang telah menyelenggarakan #kontessteemitindonesia