Poedisualku #2

Words
134
Reading
1 min
Listen
Play
8y

This is poedisual which I dedicate to my beloved little sista. U've to know that we do love u❤

Ranum
Karya : Rahmah Hidayati

Ranum seketika memudar

Redup...

Ia remuk dalam sendu hingga rapuh dalam keheningan

Seorang diri tanpa ada yang boleh ikut campur dalam lingkaran kegundahannya

Ia mulai bisu...

Seolah bibir begitu kelu

Terkunci dengan kegundahan yang berkecambuk menyelimuti lara

Padahal kau tau ranum indah...

Kau punya pelita yang senantiasa akan menyelimutimu

Pelita yang selalu bersedia mendengarkan

Amarah, , ,

Gundah, , ,

bahkan Lara mu

Kau mulai hanyut ranum...

Terbawa derasnya gejolak batin yang semakin memberontak

Padahal kau sungguh elok dengan paras anggun yang melekat pada dirimu

Entah apa dasarmu menjadi layu

Sang pelita sangat ingin mendengarkan keluh begitu pun kesah yang menguras keanggunanmu

Apa kau sungguh tak dapat membelah kesedihanmu itu?

Poedisualku #2 | Ecency