Tenses merupakan bagian penting dalam tata bahasa Inggris. Untuk dapat menguasai tenses dengan baik, maka harus memahami konsep dari tenses tersebut. Dalam materi ini akan dibahas mengenai Simple Present Tense yang menggunakan ‘be’.
‘Be’ atau ‘to be’ dalam Simple Present Tense terdiri dari is, am, are yang berfungsi sebagai predikat kalimat jika dalam kalimat tersebut tidak ada kata kerja. Setelah ‘be’ umumnya diikuti oleh kata benda (noun), kata sifat (adjective) atau keterangan tempat (adverb of place). Berikut pola kalimatnya:
Kalimat Positif
Kalimat Negatif
Kalimat Interogatif
Dalam bahasa lisan atau percakapan, ‘be’ (am/is/are) dapat disingkat agar pengucapannya lebih mudah. Misalnya:
I am – I’m – I’m from Indonesia.
You are – You’re – You’re an amazing student.
We are – We’re – We’re very happy.
They are – They’re – They’re in the kitchen.
She is – She’s – She’s a new secretary.
He is – He’s – He’s sad.
It is – It’s – It’s on the table.
Dalam kalimat negatif, penyingkatan ‘be’ (am/is/are) bisa dilakukan dengan dua cara, digabungkan dengan Subjek atau digabungkan dengan ‘not’. Contohnya sebagai berikut:
I am not – I’m not* (Pengecualian, am not tidak bisa digabung menjadi I amn’t)
You are not – You’re not/You aren’t
We are not – We’re not/We aren’t
They are not – They’re not/They aren’t
She is not – She’s not/She isn’t
He is not – He’s not/He isn’t
It is not – It’s not/It isn’t
Secara garis besar, Simple Present Tense digunakan ketika berbicara tentang fakta, kebenaran umum, dan suatu hal yang dianggap permanen, misalnya dalam contoh kalimat berkut ini:
Demikian materi tentang Simple Present with 'be'. Materi ini akan dilanjut pada pembahasan selanjutnya, yaitu Simple Present with Verb.