bagai penak ditengah bundaran api
yang mengisahkan cerita lampau
berkenaan dengan ambisi
hawa nafsu menhujani hati yang kacau
yang menghiraukan kesucian jiwa
bagai teluk yang di hamburi sinar sang surya
mencerminkan hati seorang tuna logis
yang mengharapkan pemberian yang manis
ditengah persimpangan gelap menangis
menantikan lentera penghancur tragis
Sekian dan terima kasih
@pranata