Dalam Agama Islam terdapat 2 macam kekufuran, Yakni Sebagai Berikut : 1. Kufur kepada Allah, yaitu tertutupnya hati untuk membenarkan segala hal yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw. 2. Kufur kepada nikmat Allah, yaitu tertutupnya hati untuk mensyukuri nikmat dari Allah.
Adapun yang menjadi bahasan disini adalah kufur kepada Allah Swt. Kufur kepada ALlah merupakan penyakit hati yang sangat kronis. Ia akan menyebabkan hati seseorang gelap, terkunci rapat dari hidayah Allah, sebagaimana Firman-Nya :
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ - 2:6
خَتَمَ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ ۖ وَعَلَىٰ أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ - 2:7
Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. QS. al-Baqarah (2) : 6
Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. QS. al-Baqarah (2) : 7
Virus kekufuran akan membentuk pribadi-pribadi jahat, Meskipun secara lahiriah nampak baik. seseorang penguasa seperti Fir'aun menjadi diktator karena kekufuran. Dia tidak segan-segan membantai kaum oposisi yang menentangnya.