Epistaksis atau biasa sering kita sebut dengan mimisan merupakan suatu perdarahan yang terjadi pada hidung.
Penyebab :
Trauma : ringan ( mengorek hidung, mengeluarkan ingus terlalu kuat ), Berat ( terpukul misalkan seperti pada petinju, jatuh, kecelakaan lalu lintas )
Infeksi ( Rhinitis maupun sinusitis )
Adanya keganasan
Penyakit penyerta seperti : hipertensi
Benda asing dalam hidung
Klasifikasi Epistaksis :
Biasanya sumber perdarahan berasal dari pleksus kiesselbach.
2.Epistaksis Posterior ( Bagian belakang )
Perdarahan berasal dari pembuluh darah arteri sfenopalatina atau ethmoidalis posterior. Epistaksi bagian posterior ini bisa dicurigai apabila :
• Sebagian besar perdarah terjadi sampai ke dalam faring
• Suatu tampon anterior gagal mengontrol perdarahan
• Pada pemeriksaan hidung tampak letak perdarahan terletak pada bagian posterior.
Tata Laksana :
Perbaiki keadaan umum
Cari sumber perdarahan
Menghentikan perdarahan
Perdarahan anterior : dapat dilakukan kompresi pada hidung dengan cara menekan hidung dengan menggunakan jempol dan jari telunjuk selama 10-15 menit, cara ini akan membantu menekan pembuluh darah yang aktif sehingga dapat menghentikan perdarahan.
Perdarahan posterior dapat memasang tampon hidung untuk menghentikan perdarahan.
Atau juga dapat memasang tampon seperti bentuk susunan :
Pemasangan tampon selama 2 x 24 jam atau baru dilepas pada hari ke tiganya
SARAN : Apabila perdarah banyak dan terus menerus , jangan lupa konsultasi dengan tenaga medis disekitar kawan-kawan semua.
SEMOGA BERMANFAAT ...
THANK YOU SO MUCH FOR
WATCHING GUYS
FOLLOW ME IN STEEMIT
@nurultasnimms