Haminsatu Ziarah Sunyi

Words
138
Reading
1 min
Listen
Play
8y

IMG_20190219_210856.jpg

Ziarah Sunyi adalah buku kumpulan puisi relegi, yang kami terbitkan untuk Tadarus Puusi yang diadakan oleh Teras Budaya di Tempo pada Ramadan 2017 (Juni 2017). Buku itu dikuratori/editori oleh tiga orang: saya (Mustafa Ismail), Iwan Kurniawan dan Juli Hantoro.

Kegiatan Tadarus Sastra dihadiri oleh banyak sastrawan. Dokumentasi kegiatan ini, antara lain, bisa disimak di Tempo.co. Maka itu, saya tidak akan membahasnya lagi. Kali ini, saya hanya ingin memposting salah satu puisi saya yang termaktub dalam buku tersebut. Judulnya Haminsatu.

HAMINSATU

dalam setiap desir, suara-suara itu >serupa butiran-butiran embun yang jatuh >ke lembar daun, menggelinding ke kiri >dan kanan lalu menetaskan seribu kupu-kupu,
memancarkan seribu cahaya ke langit senja,
ke dalam suaramu yang mendayu melafalkan
doa-doa pohon tebu, doa-doa putik kelapa,
doamu, doaku!

Depok, 27 Mei 2017

MUSTAFA ISMAIL | IG: MOESISMAIL | @MUSISMAIL | MUSISMAIL.COM


Posted from my blog with SteemPress : http://musismail.com/haminsatu-ziarah-sunyi/

Haminsatu Ziarah Sunyi | Ecency