Poem

Words
172
Reading
1 min
Listen
Play
8y

GURATAN MALAM
Muklis Puna

Malam bulat
Jam dinding berbisik pada bumi berdenting
Calibriku melintang pukang mengarung jeram
tingkap -tingkap lapuk menghembus napas miskin
berontak mengintai mimpi
Bilik -bilik kumuh menguap warna abu -abu

Kugiring imajinasi pada cerobong bisu
Di atas meja makan kusam
Tempe bongkrek dicumbu kecoak malam
Laba -laba menganyam tanya dalam benak

Malam bulat padat meratap
Sorak -sorai pecah dari mulut - mulut mungil
Kaleng susu membeku dipanggang bulan
Sayup -sayup burung hantu menyanyi rindu
Malam terus merayap melintasi duka dan lara

Di sana ...
Di restoran megah
Di kota -kota , di gedung- gedung membelai awan
pelacur mencubui tuan nya
Meja -meja penuh wisky
Tuan dan puan menghisap hawa neraka
yang membusur lewat botol -botol bekas
Sangka kala meliuk- liuk dikecup sang badut

Malam merangkak menunaikan kewajiban
Calibriku menangis darah, tumpah dalam sajak
Bayi - bayi pulas didendang harapan
Besok pagi..
Ketika malam menuruni pagi
Bayi bayi ditampar matahari,
kemarau dahaga di usir dengan asa menjemput petang

Malam bulat padat merayap mengurat duka

Lhokseumawe, 25 Mei 2018
image
Sumber google

Poem | Ecency