GURATAN MALAM
Muklis Puna
Malam bulat
Jam dinding berbisik pada bumi berdenting
Calibriku melintang pukang mengarung jeram
tingkap -tingkap lapuk menghembus napas miskin
berontak mengintai mimpi
Bilik -bilik kumuh menguap warna abu -abu
Kugiring imajinasi pada cerobong bisu
Di atas meja makan kusam
Tempe bongkrek dicumbu kecoak malam
Laba -laba menganyam tanya dalam benak
Malam bulat padat meratap
Sorak -sorai pecah dari mulut - mulut mungil
Kaleng susu membeku dipanggang bulan
Sayup -sayup burung hantu menyanyi rindu
Malam terus merayap melintasi duka dan lara
Di sana ...
Di restoran megah
Di kota -kota , di gedung- gedung membelai awan
pelacur mencubui tuan nya
Meja -meja penuh wisky
Tuan dan puan menghisap hawa neraka
yang membusur lewat botol -botol bekas
Sangka kala meliuk- liuk dikecup sang badut
Malam merangkak menunaikan kewajiban
Calibriku menangis darah, tumpah dalam sajak
Bayi - bayi pulas didendang harapan
Besok pagi..
Ketika malam menuruni pagi
Bayi bayi ditampar matahari,
kemarau dahaga di usir dengan asa menjemput petang
Malam bulat padat merayap mengurat duka
Lhokseumawe, 25 Mei 2018
Sumber google