Beberapa Topik Baru Dalam Akuntansi
Perkembangan terakhir yang masih terus menjadi bahan riset dan pengembangan bidang akuntansi yang menjadi tren diantaranya adalah:
Akuntansi internasional atau akuntansi global.
Akuntansi islam.
Akuntansi sumber daya manusia.
Triple entry accounting system.
Employee reporting.
Value added reporting.
Akuntansi perilaku.
Multi diciplines paradigma.
Akuntansi dan pembangunan berkelanjutan.
Efficiency market hypothesis.
Krisis akuntansi
Akuntansi Internasional
Definisi akuntansi internasional adalah memperluas akuntansi yang bertujuan umum (general purpose yang berorientasi nasional) dalam arti luas untuk:
· Faktor - Faktor Lingkungan
Baik Negara maju atau Negara berkembang besar atau kecil pada belahan bumi yang satu ataupun yang lain, semuanya mengalami hubungan internasional yang lebih erat dan ketergantungan ekonomi yang tinggi. Ada 15 faktor lingkungan yang memberi dampak pada akuntansi. Pemilihan bersifat subyektif dan daftarnya bisa berubah dengan berlalunya waktu.
· Internasionalisasi Disiplin Akuntansi
Tiga faktor Kunci telah memainkan peranan yang menentukan dalam internasionalisme (bidang atau disiplin) akuntansi:
Spesialisasi
Seperti halnya ilmu kedokteran, pada saat ini spesialisasi dalam akuntansi adalah suatu fakta misal di USA dan Jerman.akuntansi internasionak adalah satu bidang keahlian yang diakui dalam bidang akuntasi bersama-sama dengan akuntansi pemerintahan, akuntansi perpajakan, auditing, akuntansi manajemen, akuntansi perilaku dan sistem informasi.
Sifat internasional dari sejumlah masalah teknis
Perdagangan internasional, operasi bisnis multinasinal, investasi asing dan transaksi-transaksi
Alasan historis
Sejarah akuntansi adalah sejarah internasional .Pembukuan double entry yang dianggap sebagai asal mula akuntansi yang ada sekarang yang bermigrasi ke beberapa negara termasuk indonesia. Wansan akuntasi dengan demikian, bersifat internasional.
Akuntansi Islam
Menurut Sofyan S. Harahap dalam (Akuntansi Social ekonomi dan Akuntansi Islam hal 56) mendefinisikan :”Akuntansi Islam atau Akuntansi syariah pada hakekatnya adalah penggunaan akuntansi dalam menjalankan syariah Islam. Akuntansi syariah ada dua versi, Akuntansi syariah yang yang secara nyata telah diterapkan pada era dimana masyarakat menggunakan sistem nilai Islami khususnya pada era Nabi SAW, Khulaurrasyidiin, dan pemerintah Islam lainnya. Kedua Akuntansi syariah yang saat ini muncul dalam era dimana kegiatan ekonomi dan sosial dikuasai ( dihegemony) oleh sistem nilai kapitalis yang berbeda dari sistem nilai Islam. Kedua jenis akuntansi itu bisa berbeda dalam merespon situasi masyarakat yang ada pada masanya. Tentu akuntansi adalah produk masanya yang harus mengikuti kebutuhan masyarakat akan informasi yang disuplainya.
Dari paparan di atas, dapat ditarik kesimpulan, bahwa kaidah akuntansi dalam konsep islam dapat didefinisikan sebagai kumpulan sebagai kumpulan dasar – dasar hukum yang baku dan permanen, yang disimpulkan dari sumber –sumber syariah islam dan dipergunakan sebagai aturan oleh seorang akuntan dalam pekerjaannya, baik dalam pembukuan, analisis, pengukuran, pemaparan, maupun penjelasan, dan menjadi pijakan dalam menjelaskan suatu kejadian atau peristiwa. Dan dapat diketahuai tujuan dari akuntansi adalah sebagai alat bantu (tool) melalui penyajian informasi untuk memberikan pertanggungjawaban atas segala pengelolaan (amanah) atau kekayaan yang diberikan kepadanya sehingga pelaksanaan syariah berjalan sebagaimana mestinya sehigga membawa pihak-pihak yang berkepentingan memperoleh kemenangan di dunia dan akhirat (falah atau fauzul adhim, dan tempat kembali yang baik atau surga).
Akuntansi sumber daya manusia.
The Comitee on Human Resources Accounting dan AAA (Belkaoui 1985). mendefinisikan ASDM adalah “Proses mengidentifikasi dan mengukur data tentang sumber daya manusia dan menyampaikan informasi ini kepada mereka yang berkepentingan Ada tiga fungsinya, yaitu :
Akuisisi Sumber Daya Manusi
Pengembangan Sumber Daya Manusia
Kebijaksanaan Akuisisi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Alokasi Sumber Daya Manusia
Konservasi Sumber Daya Manusia
Penggunaan Sumber Daya Manusia
Penilaian dan pemberian penghargaan kepada Sumber Daya Manusia
Keseluruha Fungsi Sumber Daya Manusia itu.
Triple entry accounting system
Kalau dahulu kita mengenal single entry dan double entry maka sekarang kita mengenal triple entry. Dalam sistem ini, transaksi dicatat tiga dimensi. Model ini merupakan pengembangan dari double entry bookeeping system. Dalam model ini bukan saja transaksi yang mempengaruhi pos-pos pada sisi aktiva dan pasiva yang dilaporkan tapi juga force atau power yang menyebabkannya, sehingga laporan neraca misalnya menyajikan WEALTH = CAPITAL = FORCE. Triple entry memiliki force account yang mencatat beberapa faktpr antara lain perubahan harga, perubahan jumlah, atau perubahan volume terhadap arus hasil dan biaya. Model ini sebenarnya merupakan upaya untuk menambah informasi kepada pembaca khususnya pihak manajemen dan para pengambil keputusan yang berkepentingan dengan laporan keuangan perusahaan.
Employee Reporting
Employee reporting merupakan bentuk laporan keuangan yang memuat informasi yang relevan bagi karyawan atau serikat pekerja. Beberapa hal yang mendesak dan mendorong perlunya employee reporting ini (Purdy dalam belkaoui,1985), Beberapa hal yang mendesak dilakukan employee reporting ini adalah :
Tekanan semakin besar akan perlunya full disclosure.
Praktek dan masalah yang berkaitan dengan hubungan perburuhan.
Munculnya perdebatan tentang demokratisasi perusahaan.
Perkembangan di negara lain akan perlunya informasi dimaksud.
Beberapa informasi penting yang diminta dilaporkan dalam employee reporting ini adalah:
Jumlah pegawai
Lokasi tempat kerja
Umur kekayaan
Jam kerja
Biaya tenaga kerja
Program pension
Program jaminan social, kecelakaan kerja, kesehatan dan hari tua
Pelatihan dan pendidikan
Pengakuan terhadap serikat pekerja
Daftar karyawan berdasarkan agama, suku, bangsa, kelamin
Value Added Reporting
Value Added Reporting (VAR) atau laporan pertambahan nilai berkaitan juga dengan akuntansi SDM dan pelaporan karyawan terutama dalam hal informasi yang disajikan.VAR ini masih belum diwajibkan ebagai laporan utama diberbagai negara, jadi masih dalam tahap wacana akademik. VAR ini sebenarnya menutupi kekurangan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan utama, neraca, laba rugi, arus kas. Karena semua laporan ini gagal memberikan informasi :
a. Total produktivitas dari perusahaan
b. Share dari setiap stakeholders yang ikut dalam proses manajemen yaitu : pemegang saham, kreditur, pegawai dan pemerintah.
VAR berusaha untuk mengisi kekurangan ini ditambah dengan memberikan informasi tentang kompensasi yang diberikan kepada pegawai yang dapat digunakan baik oleh pegawai maupun mereka yang berkepentingan lainnya terhadap informasi kegiatan SDM dan prestasi perusahaan. Kalau laporan keuangan konvensional menekankan informasinya pada laba maka VAR menekankan pada upaya meng-generate kekayaan Karena laba biasanya hanya menggambarkan hak atau kepentingan pemegang saham saja bukan seluruh tim yang terlibat dalam kepentingan perusahaan.
Akuntansi keperilakuan
Akuntansi merupakan suatu sistem untuk menghasilkan informasi keuangan yang digunakan oleh para pemakainya dalam proses pengambilan keputusan bisnis. Tujuan informasi tersebut adalah memberikan petunjuk dalam memilih tindakan yang paling baik untuk mengalokasikan sumber daya yang langka pada aktivitas bisnis dan ekonomi. Motivasi dan perilaku dari pelaksana sistem informasi akuntansi menjadi aspek penting dari suatu sistem informasi akuntansi. Pihak pemakai laporan keuangan dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu pemakai internal (internal user) dan pemakai eksternal (external user). Pemakaian oleh pihak internal dimaksudkan untuk melakukan serangkaian evaluasi kinerja. Pihak eksternal juga memiliki suatu rangkaian perilaku yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan organisasi. Pihak eksternal sama dengan pihak internal, tetapi mereka labih berfokus pada jumlah investasi yang mereka lakukan dalam organisasi tersebut.
Binberg dan Shields (1989) mengklasifikasikan riset akuntansi keperilakuan dalam lima aliran (school) , yaitu :
Pengendalian manajemen (management control)
Pemrosesan informasi akuntansi (accounting information processing)
Desain sistem informasi (information system design)
Riset audit (audit research)
Sosiologi organisasional (organizational sociology)
Informasi akuntansi dirancang untuk suatu dasar bagi pengambilan banyak keputusan penting di dalam maupun diluar perusahaan. Sistem informasi dimanfaatkan untuk membantu dalam proses perencanaan, pengkoordinasian dan pengendalian yang kompleks, serta aktivitas yang saling berhubunga untuk memotivasi orang-orang pada semua tingkatan didalam perusahaan Awal perkembangan riset akuntansi keperilakuan menekankan pada aspek akuntansi manajemen khususnya penganggaran (budgeting), namun yang dominan dalam hal ini terus berkembang dan bergeser searah akuntansi keuangan, sistem informasi akuntansi, dan audit. Banyak volume riset atas akuntansi keperilakuan dan meningkatnya sifat spesialisasi riset, serta tinjauan studi secara periodik, akan memberikan manfaat untuk beberapa tujuan berikut ini :
Memberikan gambaran state of the art terhadap minat khusus dalam bidang baru yang ingin diperkenankan
Membantu dalam mengindentifikasikan kesenjangan riset
Untuk meninjau dengan membandingkan dan membedakan kegiatan riset melalui sebidang akuntansi, seperti audit, akuntansi manajemen dan perpajakan
Perkembangan yang pesat dalam akuntansi keperilakuan lebih disebabkan karena akuntansi secara simultan dihadapkan dengan ilmu-ilmu social secara menyeluruh. Akuntansi keperilakuan menggunakan metodelogi ilmu pengetahuan perilaku untuk melengkapi gambaran informasi dengan mengukur dan melaporkan faktor manusia yang mempengaruhi keputusan bisnis dan hasil mereka. Akuntansi keperilakuan menyediakan suatu kerangka yang disusun berdasarkan teknik berikut ini :
Untuk memahami dan mengukur dampak proses bisnis terhadap orang-orang dan kinerja perusahaan
Untuk mengukur dan melaporkan perilaku serta pendapat yang relevan terhadap perencanaan strategis
Untuk mempengaruhi pendapat dan perilaku guna memastikan keberhasilan implementasi kebijakan perusahaan.
Multi diciplines paradigma
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mengakibatkan semakin munculnya paradigma baru yang pada akhirnya menimbulkan ketergantunagn dan keterkaitan yang semakin erat antara satu disiplin ilmu dengan ilmu lainnya. Fenomena ini juga melanda akuntansi. Oleh karena itu, perkembangan disiplin dan profesi akuntansi di tanah air jangan sampai lengah dan terlambat mengantisipasi perubahan ilmu dan teknologi yang demikian cepat.
Akuntansi dan Pembangunan Berkelanjutan
Akuntansi ini mencoba menjelaskan perlunya alat ukur untuk memudahkan para pengambil keputusan dalam memanage masalah pembangunan, lingkungan, dan aspek social ekonominya.
Hipotesis Pasar Eisien
Teori ini menyatakan bahwa pasar akan menyesuaikan diri dengan setiap informasi baru yang dikeluarkan mengenai saham.
Ada beberapa syarat untuk menciptakan pasar yang efisien, yaitu:
Tidak ada biaya transaksi dalam perdagangan saham.
Semua informasi tersedia secara Cuma-Cuma bagi semua peserta pasar.
Semua sepakat terhadap implikasi informai saat ini terhadap harga sekarang dan distribusi harga masa yang akan dating dari tiap saham.
Krisis Akuntansi
Krisis akuntansi mungkin muncul dari :
Profesi akuntansi
Kecurangan dalam lingkungan akuntansi
Menurunnya workload dalam proses akuntansi
Iklim organisasi di kantor akuntan
Problema produksi ilmu pengetahuan dalam akun.
semoga dapat menambah pengetahuan kita. :)
SUMBER
http://atikamaghfirah.blogspot.com/2013/01/tren-dalam-akuntansi_7.html?m=1