Kaki kelu embus ke dada
sesak tak terhirup udara
saat mimpi yang tak tergapai
aku terkepar telungkupkan dada
entah bisa ataupun sia sia
asa yang hilang akan menepi
namun langit tak selamanya mendung
harapan itu pasti ada, namun entah dimana.
Disini ditepi dinding menjulang.....
langit-langit bocor menembus rembulan
kupeluk dengkul, kerebah dagu...... hingga mata ini terpejam.