Julah tidak bisa tidur, berkali-kali ia memegang perut, rasa lapar datang secara tiba-tiba. Matanya mencari-cari sesuatu, barangkali ada yang bisa dimakan untuk mengganjal perut yang sedang berdendang ria.
“Habis semua!. Si mbok tidak masak hari ini, terpaksa nyari jajanan keluar"
dengan sedikit kesal pergilah dia memutari kampung untuk mencari makanan. Tidak lama kemudian sampailah diperempatan jalan kampungnya, julah memilah-milih jajanan yang sreg dan sesuai dengan isi kantong, Pilihan terahir tertuju pada penjual nasi goreng.