This post is from a low-reputation account and contains an unverified outbound link. Be cautious before clicking external links.

Terkadang Kita Lupa Hal ini

Words
195
Reading
1 min
Listen
Play
9y

Hai para Steemian dimana pun kalian, semoga selalu dalam lindungan-Nya, tetap semangat dan terus berkarya teman-teman.

Terkadang kita terbuai akan nikmatnya dunia, yang tanpa sadar perlahan-lahan mengarahkan kita pada seuatu yang bahkan itu bukan menjadi milik kita. Hal kecil yang selalu saja kebanyakan orang meremehkannya, mengabaikannya, bahkan sering tak peduli. Sedang kita tau itu adalah perintah Rabb-Nya langsung, namun tetap saja orang-orang tak peduli. Kebanyakan orang berfikiran bahwa mereka dapat hidup hingga hari tuanya nanti. Nah, ketika mencapai umur 45 tahun keatas barulah mereka fokus ke ibadah.


30964149291_f46773617c_b.jpg
Source


Melihat fenomena seperti itu terkadang membuatku geli, dalam pikirku apakah mereka tidak mempelajari ilmu agama? jika tidak, orang tuanya kemana? membiarkan generasi seperti itu berkembang. Atau terkadang aku berfikir apakah ini akhir zaman? apalagi ditambah dengan informasi-informasi yang kudapatkan bahwa tahun Hijriyah tak sampai 1500 H.

Sebagai kepribadian aku terkadang merasa resah dengan ini, ditambah kesalahan-kesalahan yang belum kuperbaiki, lalu bagaimana dengan orang-orang itu? mengapa mereka tidak merasa takut, tapi sudahlah. Setiap orang didunia harus memenuhi kebutuhannya, pilihan hidup tergantung pada pilihan masing-masing. Hanya sekedar mengingatkan, selebihnya pulang ada masing-masing.

Salam hangat,
Created by mastom@mastom

TERIMA KASIH TELAH MEMBACA
TETAP SEMANGAT DAN JANGAN LUPA BAHAGIA

DQmNuF3L71zzxAyJB7Lk37yBqjBRo2uafTAudFDLzsoRV5L.gif

Terkadang Kita Lupa Hal ini | Ecency