Alat ini digunakan dengan cara digerakkan dengan kaki pada titik tumpang lebih keujung pengungkit sehingga memberikan pukulan yang lebih keras. Diujung pengungkit dipasang suatu kerangka terdiri atas 2(dua) bagian tegak lurus yang di hubungkan oleh kayu as (penggerak) harizontal sehingga jeungki akan naik turun. Diujung sisi lain tempat dipasangkan alu (alee dalam bahasa Aceh) untuk menumbuk lesung.
Jingki atau jeungki adalah sebuah alat tradisional yang terbuat dari kayu pilihan yang digunakan oleh masyarakat Aceh untuk menumbuk padi menjadi beras atau menumbuk beras menjadi tepung pada era sebelum 1990.
Namun, dibalik rasa capek menumbuk padi/beras dengan jingki, ternyata tersimpan nilai sosial yang kental sepeti kebersamaan dan penuh kesabaran.