Mengenal Beberapa DE (Desktop environtment) GNU/Linux

Words
704
Reading
4 min
Listen
Play
8y

Apa itu DE?

DE adalah kepanjangan dari Desktop Environtment, yang artinya user interface dan navigasi sebuah desktop pada layar komputer, jika di windows familiar dengan tombol kotaknya di pojok kiri bawah di MacOS dengan tata letak icon drawer di tengah dan navigasi di atasnya, di GNU/Linux memiliki berbagai variasi halaman desktop karena mudah di kostumisasi, baik yang identik dengan windows DE Like atau pun MacOS like desktopnya sehingga sang user bisa menggunakannya dan mengubahnya sesuka hati.

Apakah DE Bisa digunakan di berbagai macam distro?
Untuk distro linux semua versi bisa karena didukung GNU yang menyiapkan paket-paket untuk environtment itu sendiri, dan Unix pun bisa menggunakan DE yang tersedia di GNU tetapi tidak semuanya.

Ada berapa kategori DE?
Sesuai pengalaman saya dan saya tidak menemukan istilah tingkatan kesulitan memakai desktop itu sendiri maka saya buat simpel dari easy, medium dan hard
Dan bisa saja hingga very hard :).

Easy:
Kategori desktop ini sangat mudah dinavigasi, linux tentu saja sudah berevolusi jika kamu merasa gnu/linux itu sulit karena harus menghapal command line (CLI) hal tersebut harus di tepis karena sudah sejak lama GNU/Linux menggunakan environtment yang user friendly, contohnya UNITY yang diterapkan pada UBUNTU dan GNOME yang hampir digunakan di semua distro linux karena kemudahannnya dan dukungan komunitas yang lebih banyak dan yang sedikit mewah saya rasa di sandang Desktop KDE yang menurut saya segar di mata dengan efek animasi yang tidak membuat bosan berlama-lama.

Medium: Kategori desktop ini kamu harus sedikit membiasakannya karena serba minimalis sehingga terkadang bingung bagaimana menavigasikan sebuah environtment karena tidak familiar untuk seorang pemula, dan harus tahan terhadap bosan.

Hard: Desktop ini sangat less navigation atau less GUI secara klik jika kamu terbiasa dengan klik (GUI) kamu harus beradaptasi dengan keras dengan desktop ini, karena beberapa l
command dan sedikit navigasi secara klik, kamu harus menghapal beberapa shortcut demi menjalankan sebuah OS.

Kelebihan dan kekurangan desktop easy, medium, dan hard.

Kategori Desktop "Easy":
Dengan GUI yang indah dan nyaman dilihat tentunya membutuhkan perangkat keras yang bisa menampilkan keindahan tersebut, ada beberapa DE yang berat dijalankan di laptop tertentu karena hardware yang dimiliki laptop tersebut tidak kuat memprosses data grafis yang ada. Tetapi untuk laptop jaman sekarang hal tersebut tidak perlu di khawatirkan. Dan ada beberapa DE yang nyaman dilihat tetapi juga ringan di hardware karenanya beberapa orang senang menggunakannya.

Kategori Desktop "Medium":
DE tipe medium memiliki interface sederhana dan terkadang apa adanya karena dibuat sesimpel dan seringan mungkin tapi bukan berarti tidak bisa dibuat keren, semua Desktop bisa di buat keren dengan tools, oh iya selain DE jga Window managernya sangat ringan dan sangat cocok untuk komputer usang yang sayang jika tidak digunakan, kelebihannya ringan dan simpel serta minimalis kekurangannya kamu harus menambahkan kostumisasi secara manual.

Kategori Desktop "Hard":
Saya anggap ini bukan desktop environtment hanya sebatas Windows manager, lalu kenapa masuk list DE karena jika tidak masuk informasinya sayang jika terlewat, Window manager (Selanjutnya WM) sangat ringan simpel dan inilah yang dilihat oleh orang-orang yang bilang linux itu sulit karena hanya menampilkan text berisi command-command, cocok digunakan untuk yang ingin serba simpel dan cepat dalam memanggil perintah.

Setelah mengenal Desktop dan WM dengan tingkat kesulitan yang berbeda saya menyarankan DE terbaik untuk anda beserta alasannya:

Lxde: lxde sangat ringan itu sesuai namanya leighweight desktop environtment, cocok untuk membuat vnc server dan meremot di berbagai perangkat.

Xfce: dari interface memiliki kemiripan dengan lxde sehingga kadang saya berpikir apakah ini xfce atau lxde, dan juga sangat ringan.

Chinnamon: DE yang terinstall secara default pada distro linux mint ini familiar untuk user windows ringan dan mudah di kostumisasi dengan dukungan theme yang bisa anda pilih.

Kde: Kde bisa sangat indah dengan animasi yang menarik dan memiliki sedikit kemiripan pada GUI MacOS.

GNOME: rajanya DE karena paling banyak di install pada distro-distro secara umum, tapi saya merasa menggunakan DE ini lumayan agak berat mungkin saja karena animasi yang dimiliki dan file tambahan untuk gnome.

Unity: DE default ubuntu ini juga sudah sangat familiar dikalangan linux lebih terkenal karena ubuntu banyak digunakan oleh kalangan pemula sehingga terbiasa.

Itulah beberapa DE yang direkomendasikan selainnya ada budgy, mate, dan lain yang akan panjang jika ditulis. Dan fakta menariknya ada beberapa DE Yang filenya hanya sebesar 1Mb bahkan Kilobyte ,,, sehingga sangat ringan dijalankan.

Mengenal Beberapa DE (Desktop environtment) GNU/Linux | Ecency