Skyscraper (Taipei 101). image source
Greetings, how are you steemit friends? Glad to meet you again and hopefully healthy always. Today I will discuss a natural engineers and why are they called engineers? Hopefully useful.
Today we have seen how the development of science, with the science we can fly with an
iron, or even make it float on the surface of a water, we also have seen how monumental buildings were created even today we are breaking the world's tallest building record.
Talking about the tallest building, we can not forget the scientists and engineers who have created various types of construction materials, but did you know that nature also has a great engineer who has created a skyscraper first?
You are no stranger to termites, and you know them better as pests, because as we all know that termites can damage wooden furnishings, but did you know that termites are what I mean as natural engineers?
We will get closer to this animal, and hopefully can change your negative views even a little.
TERMITE
Macro image of a worker. image source
Termites is a type of social insect and still one order with cockroaches, termites are also known as white ants and have ant-like behavior we usually know. Termites usually do not like light so they choose a dark and humid place, so it is not uncommon to find termites in logs and some other places [1].
Actually, termites not only eat cellulose, but also eat textiles, grass, mushrooms, and even soil, some types of termites actually cultivate mushrooms in their colonies to be given to young termites [1].
Termites also have their respective roles (caste) to develop their colonies, almost identical to bee colonies and others, among other things, termite workers (collecting food, building nests, and caring), termite soldiers (sheltering nests), termite alates (reproducing termites) [1].
Caste system of termites A — King B — Queen C — Secondary queen D — Tertiary queen E — Soldiers F — Worker image source
Some facts about the role of the termites [1].
- Workers termite in charge of collecting a food, so it can be said only termites workers can damage your home furniture.
- Because it has a large claw, termite soldiers should be assisted by termites workers to be able to eat.
- The food in question is, the result of the soldier termite of the worker because only the workers termite are able to digest cellulose and regurgitate it again.
- Only alates termites have an eye
- Although alates termites a lot but there is only one king and queen that is in one termite colony.
- Before finding a location to colonize, alates termites have wings that will be loose when starting a new colony.
- The termite queen is only duty-laying and has a long life, even up to 50 years.
- Workers and of soldier have a maximum age of 2 years.
- Queen termites will experience high obesity after laying.
- When the queen begins to lack the productivity to lay eggs then the reproductive term (the second queen) will help her.
- Dead termites of the quen will be replaced by reproductive termites (second queen)
As I mentioned above that termites are social insects and colonies, they will work together to build a nest and will continue to develop it as long as it is not tampered with.
In addition to wood, termite nests are also constructed from the soil that sometimes has a height exceeding humans.
BUILDING NESTS/SKYSCRAPERS
Workers termite have a very important role when the nest begins to build, for basic materials, workers can build nests using soil, chewed wood, saliva as a glue and also use their own dirt/dung [1].
Before they build towers from the ground (nest), first they will make a nest in the ground, like ants. This makes sense because as already mentioned that termites are not resistant to light, so to keep them dark and damp, they start from underground.
The discharge of nests that have been made in the form of tunnels began to be ejected slowly by the termites of workers, any waste of the soil that has been mixed with the saliva began to be prepared outside the underground nest.
The workerd continues until all tunnels and underground nests are completed, the construction of a nest tower will continue even if the soil in a lower nest is no longer excavated. they eventually use dirt, chewing wood and other materials for the construction of the tower continues.
The nest will usually be built when the rainy season is complete, it is known that the soil is still in moist and not hard so it is easy to form. During dry season the hive will harden due to shrinking moisture content in the nest wall. According to experts, a termite nest tower takes between 1 to 2 years to complete the bottom of it [ 2 ].
The termite skyscraper. image source
The nest with a height of 5 meters can be very strong and anti-earthquake, another amazing thing is, the nest has an air system that is able to maintain the temperature of a room in various weather, the termite workers have made a nest design that has a chimney, and so on serves to create wind pressure, termites also have the ability to regulate a temperature and humidity of the room. [2].
Due to the technology developed by these termites, many experts are interested to learn, they mention that termites and nests are a form of independent technology and difficult for humans to imitate.
In fact, termite nests can reach a height of up to 5 meters, in other words the building has the size of hundreds or even thousands of times the size of termites. The termite nest also has a positive impact on the agricultural sector because of the results of research say, plants located around the termite nest can survive longer in the dry season [1].
CONCLUSIONS
We can not refuse if anyone states that termites are pests, but we also have to recognize that termites are also useful to humans.
Until now a scientists are still continuing to analyze termite nest for the technology developed by termites we can immediately use, because the technology is considered environmentally friendly and energy efficient.
BAHASA
Pencakar langit (Taipei 101). image source
Salam, apa kabar teman steemit? senang berjumpa dengan anda kembali dan semoga sehat selalu. Hari ini saya akan berdiskusi tentang para insinyur alam dan mengapa mereka disebut insinyur? semoga bermanfaat.
Saat ini kita telah melihat bagaimana berkembangnya ilmu pengetahuan, dengan ilmu pengetahuan kita bisa menerbangkan besi, atau bahkan membuatnya terapung di permukaan air, kita juga telah melihat bagaimana bangunan-bangunan monumental diciptakan bahkan saat ini kita sedang mematahkan rekor gedung tertinggi didunia.
Berbicara tentang gedung tertinggi, kita tidak bisa melupakan para ilmuan dan insinyur yang telah menciptakan berbagai jenis material konstruksi, tetapi tahukah anda bahwa alam juga memiliki insinyur hebat yang telah lebih dahulu menciptakan gedung pencakar langit?
Anda tentu tidak asing dengan rayap dan justru anda lebih mengenalnya sebagai hama, karena seperti yang kita ketahui bersama bahwa rayap dapat merusak perabotan yang terbuat dari kayu, tetapi tahukah anda bahwa rayaplah yang saya maksud sebagai para insinyur alam tersebut.
Kita akan berkenalan lebih dekat dengan hewan ini, dan semoga dapat merubah pandangan negatif anda walau sedikit.
RAYAP
Gambar macro rayap pekerja. image source
Rayap merupakan jenis serangga sosial dan masih satu ordo dengan kecoa, rayap juga dikenal dengan sebutan semut putih dan memiliki perilaku yang menyerupai semut biasanya kita kenal. Rayap biasanya tidak menyukai cahaya sehingga mereka memilih tempat yang gelap dan lembab, sehingga tidak jarang kita bisa menemukan rayap di batang kayu dan beberapa tempat lainnya [1].
Sebenarnya rayap tidak hanya memakan selulosa, tetapi juga memakan tekstil, rumput, jamur bahkan tanah, beberapa jenis rayap justru membudidayakan jamur di koloninya untuk diberikan kepada rayap muda [1].
Rayap juga memiliki peran masing-masing (kasta) untuk mengembangkan koloninya, hampir sama dengan koloni lebah dan lainnya, pembagiannya antara lain, rayap pekerja (mengumpulkan makanan, membangun sarang, dan merawat), rayap prajurit ( melindungi sarang), rayap alates ( mereproduksi rayap)[1].
Sistem kasta rayap A — Raja B — Ratu C — Ratu kedua D — Ratu ketiga E — Prajurit F — Pekerja image source
Beberapa fakta tentang peran rayap [1].
- Rayap pekerja adalah rayap yang mengumpulkan makanan sehingga dapat dikatakan, hanya rayap pekerja yang dapat merusak perabotan rumah anda.
- Karena memiliki capit yang besar, rayap prajurit harus dibantu rayap pekerja untuk dapat makan.
- Makanan yang dimaksud adalah, hasil dari muntahan rayap pekerja karena hanya rayap pekerja yang mampu mencerna selulosa dan memuntahkannya kembali.
- Hanya rayap alates yang memiliki mata
- Walau rayap alates banyak tetapi hanya ada satu raja dan ratu yang dianggkat dalam satu koloni rayap.
- Sebelum menemukan lokasi untuk berkoloni, rayap alates memiliki sayap yang akan lepas saat memulai koloni baru.
- Ratu rayap hanya bertugas bertelur dan memiliki umur panjang, bahkan hingga 50 tahun.
- Rayap pekerja dan rayap prajurit memiliki umur maksimal 2 tahun.
- Ratu rayap akan mengalami obesitas tinggi setelah bertelur.
- Saat ratu mulai kekurangan produktivitas untuk bertelur maka rayap reproduksi (ratu kedua) akan membantunya.
- Ratu rayap yang mati akan digantikan oleh rayap reproduksi (ratu kedua)
Seperti yang saya sebutkan diatas bahwa rayap merupakan serangga sosial dan berkoloni, mereka akan bekerja sama membangun sarang dan akan terus mengembangkannya selama tidak diusik.
Selain dalam kayu, sarang-sarang rayap juga dibangun dari tanah yang terkadang memiliki tinggi melebihi manusia.
MEMBANGUN SARANG/MENARA
Rayap-rayap pekerja memiliki peranan yang sangat penting saat sarang mulai dibangun, untuk material dasar, para rayap pekerja bisa membangun sarang menggunakan tanah, kayu yang telah dikunyah, air liur sebagai perekat dan juga menggunakan kotoran mereka sendiri [1].
Sebelum mereka membangun menara-menara dari tanah (sarang), terlebih dahulu mereka akan membuat sarang dalam tanah, seperti semut. Ini masuk akal karena seperti yang telah disebutkan bahwa rayap tidak tahan terhadap cahaya, sehingga untuk menjaga agar tetap gelap dan lembab, mereka memulainya dari bawah tanah.
Buangan tanah sarang yang telah dibuat berbentuk terowongan-terowongan mulai dikeluarkan secara perlahan oleh rayap pekerja, setiap buangan tanah yang telah dicampur dengan liur tersebut mulai disusun diluar sarang bawah tanah.
Pekerjaan tersebut terus berlanjut hingga seluruh terowongan dan ruangan sarang bawah tanah selesai dikerjakan, pembangunan menara sarang akan terus dilanjutkan walau tanah pada bagian sarang bawah tidak lagi digali. mereka akhirnya harus memanfaatkan kotoran, kunyahan kayu dan material lainnya agar pembangunan menara terus berlanjut.
Sarang biasanya akan dibangun saat musim hujan selesai, diketahui tanah masih dalam keaadan lembab dan tidak keras sehingga mudah untuk dibentuk. Saat musim kemarau sarang akan mengeras akibat menyusutnya kadar air di dinding sarang. Menurut para ahli, sebuah menara sarang rayap membutuhkan antara 1 hingga 2 tahun untuk menyelesaikan bagian bawahnya [2].
Gedung pencakar langit para rayap. image source
Sarang dengan tinggi mencapai 5 meter tersebut bisa sangat kuat dan anti gempa, hal yang menjadi menakjubkan lainnya adalah, sarang memiliki sistem udara yang mampu mepertahankan suhu ruangan pada berbagai cuaca, para rayap pekerja telah membuat desain sarang yang memiliki cerobong, dan hal lain sebagainya yang berfungsi untuk menciptakan tekanan akibat angin, rayap juga memiliki kemampuan untuk mengatur suhu dan kelembaban ruangan[2].
Akibat teknologi yang dikembangkan oleh rayap tersebut, banyak para ahli tertarik untuk mempelajarinya, mereka menyebutkan bahwa rayap dan sarangnya adalah sebuah bentuk teknologi mandiri dan sulit bagi manusia untuk menirunya.
faktanya, sarang rayap bisa mencapai ketinggian hingga 5 meter, dengan kata lain bangunan tersebut memilik ukuran ratusan atau bahkan ribuan kali dari ukuran rayap. Sarang rayap juga memiliki dampak positif bagi sektor pertanian karena dari hasil penelitian menyebutkan, tumbuhan yang berada sekitar sarang rayap mampu bertahan lebih lama pada musim kemarau [1].
KESIMPULAN
Kita tidak bisa menolak jika ada yang menyatakan bahwa rayap merupakan hama, tetapi kita juga harus mengakui bahwa rayap juga berguna bagi manusia.
Hingga saat ini para ilmuan masih terus menganalisa sarang rayap agar teknologi yang dikembangkan oleh rayap dapat segera kita gunakan, karena teknologi tersebut dianggap ramah lingkungan dan hemat energi.
This is the only thing I can write on this occasion, over all the mistakes and lack of unintentional writing as a servant of God, I apologize.
Thanks to friends who have visited this blog and provided constructive comments, as well as scientists who are willing to sacrifice their time for a better civilization.
Active link reference:
[1]www.wikipedia.org
[2]www.sains.kompas.com
Do you love science? by respecting the work of others and not plagiarism then you are welcome to join steemSTEM by using #science tags, you can also chat with us in steemit chat/steemSTEM channel.
Ayo dukung penulis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) Indonesia dengan menggunakan bahasa Indonesia dan #indo-STEM serta bergabung di discord https://discord.gg/KWesRm6
BEST REGARDS @kharrazi>