ISTIQOMAHLAH
Apa sih arti Istiqomah, Baik Istimah dapat kita artikan Suatu kegiatan yang kita lakukan tentunya kegiatan yang baik yang harus kita lakukan dengan istiqomah bukan kegiatan yang buruk, sedangkan kegiatan yang buruk memang harus kita jauhi malah kita mohon kepada Allah SWT supaya kita dpat menjauhi semua kegiatan yang buruk. Kembali kita bahas tentang Istiqomah yaitu Konsisten atau berpegang teguh dalam suatu pendirian serta tidak akan tergoyahkan dengan berbagai rayuan dan godaan untuk melakukan kebaikan dalam mendapatkan ridha Allah SWT.
Ada satu cerita tentang seseorang yang istiqomah yang saya baca di internet yaitu tentang seorang penjual pisang goreng. Siang menjelang waktu zuhur dari kejauhan terlihat seorang laki-laki separuh baya kira-kira dari rawut wajahnya kelihatantannya usianya 45 tahun keatas. Baju yang dia pakai sudah lusuh namun bersih, ini merupakan pertanda bahwa bapak tersebut orang rajin beribadah. Bapak tersebut sedang mendorong gerobaknya sambil mengharap ada yang beli, dia berjalan pelan menuju ke Masjid yang tidak jauh dari tempat dia jualan. Dangangan yang dia bawa tidak banyak macamnya yang ada pisang dan tempe goreng serta molen, namun dari hasil jualan tersebutlah beliau menghidupi keluarganya, tidak lama berselang sampailah beliau di pekarangan Masjid sambil memarkir gerobaknya di depan masjid Terlihat ia mengeluarkan setumpuk uang ribuan dari laci kecilnya, sambil sesekali menyeka keringat yang bercucuran di wajahnya. Uang yang mungkin tidak terlalu banyak jika dilihat dari jumlahnya. Namun bagi sang bapak uang tersebut amatlah berharga, ia dapatkan dari hasil jerih payahnya menjajakan gorengan kesana-kemari, dan mengingat uang tersebut adalah hasil kerjanya setengah hari dan masih ada kemungkinan untuk bertambah ketika ia melanjutkan dagangannya dari siang sampai sore hari.
Dengan jalan pikiran kita yang sangat sederhana, tidak pernah kita bayangkan betapa banyak Allah SWT berikan nikmat kepada kita, kita tidak perlu bersusah payah mencari uang terutama kita yang PNS, Pegawai Bank dan lain-lain. Cukuplah kita mengerjakan tugas yang telah diberikan oleh atasan kita, maka setiap bulan kita akan mmendapat gaji dari hasil kegiatan kita di kantor masing-masing. Kalaupun kita sakit atau tidak bisa bekerja, kita akan tetap mendapatkan gaji walaupun tidak penuh. Bayangkan dengan mereka penjaja gorengan keliling, sehari saja mereka tidak bekerja maka uang mustahil mereka dapatkan. Dalam dunia mereka tidak ada istilah "gaji buta", yaitu gaji yang di dapat secara cuma-cuma meskipun tidak bekerja secara maksimal.
Kembali kita cerita tenatng bapak penjual pisang goreng, selesai menghitung si bapak segera memasukkan uang ke dalam dompetnya. Ia bergegas menuju tempat wudhu di halaman masjid. Dengan sedikit membungkuk, pelan-pelan ia memutar kran air dan membasuh satu per satu anggota badannnya. Segar air terasa di siang hari yang terik itu. Selesai berwudhu dengan langkah tegap setengah lelah beliau masuk ke dalam masjid untuk melakukan ibadah sunnah shalat tahiyatul masjid, dan duduk menunggu adzan zuhur di kumandangkan.
Bapak tersebut mengistirahatkan tubuhnya sejenak, beliau mengisi selang waktu sambil berzikir kepada Allah SWT, Gerobaknya di pakir di depan Masjid beliau tidak ada rasa takut ataupun was-was, barang dangangannya diambil atau di ganggu oleh pemuda-pemuda iseng yang mungkin lewat. Ketika ia sedang khusyuk menjalan kan ibadah-ibadah sunnah dan menanti azan Zuhur. Tidak merasa risau kehilangan pembeli selama dia berada didalam Masjid untuk melaksanakn Shalat zuhur. Beliau selalu berserah diri dan bertawakal kepada Alla SWT. Beliau yakin seyakin-yakinya bahwa Allah lah maha penolong dan pemberi rizk. Pada saat ini jarang kita temui sperti Bapak tersebut. Pada saat ini banyak orang mendewakan uang. Seolah-olah uang adalah segal-galanya dan berusaha mendapatkannya dengan cara apapun, tanpa memandang halal-haram jalannya. Itulah sekelumit kisah tentang orang yang Istiqomah,semoga kita bisa mengambil pelajaran dari kisah tersebut diatas.
Saurce :
http://santrigaul.net/arti-istiqomah
http://yezi-al-hikmah.blogspot.co.id/2013/05/kisah-penjual-gorengan-yang-istiqomah.html