Login
Discover
Waves
Communities
Login
Signup
jonlim
@jonlim
41
Followers
84
Following
12
Follow
Resource Credits
Available
Used
Created
2018-04-05 08:53
RSS Feed
Subscribe
Posts
Blog
Posts
Comments
Communities
Wallet
jonlim
poetry
2018-05-23 16:30
Aduan ku pada Ibu pertiwi ku
Bu,daku ingin bertanya padamu Tentang hamparan suburnya negri mu Tentang arti lambang negeri mu Tentang arti warna bendera pusaka negri mu Tentang anak anak mu yang berbeda suku Hingga daku bertanya padamu
$ 0.023
16
3
jonlim
poetry
2018-05-17 17:07
PRAHARA DI GERBANG PUASA
Anyir darah di gerbang puasa Serpihan daging membuka ramadhan dalam duka Peluru menghujani angkasa Nyawa melayang dengan sia sia Merah darah meresapi tanah Membekas dalam lembar jalannya masa Teroris bertopeng
$ 0.030
16
jonlim
poetry
2018-05-15 14:33
CINTA BERAKHIR DUKA
Pecah air mata Mengalir membasahi jiwa Malam merintih Cinta berkhir duka Rindu terjaga Namun cinta pergi berlalu Aku pun terdiam membisu Bersama cinta yang menenggelamkan kalbu Pagi kurajut rindu Siang
jonlim
poetry
2018-05-14 19:09
Untuk semua
Ketika Jiwaku diam.. Pandanganku terasa gelap.. Biarkan ku hanyut dan tenggelam.. Menyisahkan rasa dendam yg kini kusimpan.. DiDalam hatiku yg terus kupendam takkan kulupakan hingga saat ini Tak kuasa
jonlim
poetry
2018-05-13 15:30
Indahnya pagi
Malam berlalu dan pagi kini menyambangiku Dengan hembusan sang bayu Sinar kemerahan mentariku ku ambil sepotong rindu Sekotak penuh kasihku Kuramu jadi rasa yang indah untukmu Kusajikan dalam nampan hatiku
jonlim
poetry
2018-05-12 16:37
Entahlah
Entah apa yang datang menyapaku Saat langit lagi menangis malam ini Teriring irama sendu dari sosok jiwa sepi Mengharap pada dodoian bayu tuk membelai Entah apa yang terbungkam dari rasa ini Bila tempias
jonlim
poetry
2018-05-12 01:29
# Mampukah Berpulang Pada Asal #
Awal penciptaan. Terbentuk dari gumpalan. Dengan sebuah perintah " jadilah". Maka terjadilah. Terciptalah sepasang sosok hamba. Ditempat penuh istimewa. Diturunkan ke bumi. Perantara buah khuldi.
jonlim
poetry
2018-05-11 18:42
KAU TAK SEPERTI DIRIMU
Kau telah dalam.... bahkan lebih dalam menggali hidup.. Kau telah terbang... bahkan lebih tinggi menyibak arti.. Kau telah melangkah... bahkan lebih jauh berpetualang Kau telah bermusafir... bahkan menyambangi
jonlim
poetry
2018-05-11 10:25
WANITA SEKSI DI RASA KOPI
Hanya ada kopi pahit sisa sesaji tadi malam yang telah basi Pekat hitam selaksa rambutmu yang bergerai basah seusai mandi suci Disisirnya helai demi helai dalam helaan napas penuh kecamuk Sedang tulang
jonlim
poetry
2018-05-11 09:42
KAU TETAP YANG TERISTIMEWA
Kalau aku hanya bisa menjadi temanmu Kalau hanya itu tempat untukku di hatimu Kan kuterima itu dengan bangga Kubuktikan diriku yang terbaik untuk menjalaninya Kan kuberikan kepadamu bahuku untuk tempat
jonlim
poetry
2018-05-07 06:38
Kenapa Hati Masih Terbagi
Angin slalu berdesir. Berhembus dengan kesetiaan. Mentari slalu patuh. Terbit dan terbenam pada satu tempat saja. Bersinar tulus menerangi jagad raya. Tapi kenapa? Hati tak pernah tenang. Tidak cukup pada
jonlim
poetry
2018-05-05 05:18
DALAM KUASA WAKTU
Kita sama menangis. Dalam isak dada menyesak. Betapa tak sanggup untuk kucegah, ketika mangalir kata tentang sebuah asa. Andai jarak tak teramat jauh. Ingin aku berlari, merengkuh dalam ketidakberdayaanmu
jonlim
poetry
2018-05-04 18:31
~<>~BAHTERA SENJA~<>~
Mentari telah bergulir merangkak diufuk senja Bias jingga menyusup diantara kisi kisi mega Masa demi masa berlalu bak bahtera melarung samudra dan lenyap dibalik cakrawala Tubuh ringkih ini seakan tak
jonlim
poetry
2018-05-02 19:34
BERSAMA ANGAN BERPESAN
Ketika hujan tak lagi datang, Mel. Terik ini laksana amarahmu. Ia membakar kenakalanku, lalu q seperti pelepah yang lalu tertunduk atas percikan katamu mematahkan siuran di antara kancah angin membawaku
jonlim
poetry
2018-05-01 23:35
BINGKISAN MEMORI
Dikala senja datang menjelang Aku duduk di atas batu bukit hampran ladang Menatap daun-daun si pohon basung yang rimbun, dan rindang Melambai indah ketika ku pandang Tiupan angin riuh gemuruh Hembuskan
jonlim
poetry
2018-04-30 00:43
~akulah penopangmu~
Dan telah dapat aku membaca Aksara yang kau tuliskan di langit jingga Dan akan tetap selalu aku memandang Bait demi bait yang engkau guriskan Untuk sang mentari di kala siang, juga rembulan di kala malam
jonlim
poetry
2018-04-27 22:00
SERIBU JEJAK KESETIAAN
Merangkai malam dalam pucuknya doa Menabuh semusim rindu pada kepingan asa Adakah kau di sana dapat merasa!! Ataukah ini hanya penggalan kisah yang tiada bisa menjadi sempurna Seribu jejak kesetiaan t'lah
jonlim
poetry
2018-04-25 19:46
BAIT RASA
Lagi.... Kau buat ranum pipiku Terdiam kelu.. netra bicara binar Getar gejolak berhamburan mengusik Buncahannya menyesakkan dada Hentikan sejenak lorong waktu Kau sang pemintal rindu Kau sang perakit resahku
jonlim
poetry
2018-04-23 23:30
TEGUHKAN KEYAKINAN
Sungguh, telah aku menyadari tentang segala keraguanmu, merupa mendung yang tak selalu merinaikan tetes air hujan, segala yang engkau yakini bukanlah menjadi hal yang kan selalu menjadi kenyataan Tak pernah
jonlim
poetry
2018-04-18 21:39
* Sepenggal Puisi Untuk Sebuah Nama *
Telah lama Ku rebahkan hatiku Pada peraduan sunyi Hingga aku lupa Bagaimanakah caranya... Aku jatuh cinta Aku merindu kekasih Aku mencumbu kekasih Aku harus belajar lagi Pada kumbang Yang mencintai bunga