Gim bergaya MOBA memang menjadi tren, tetapi tetap tidak ada gim smartphone yang memadai dalam subgenre ini, dan jelas tidak ada yang mampu menyaingi DOTA 2 atau League of Legends. Meskipun demikian, Mobile Legends hadir dengan klona League of Legends yang lancang namun sangat seru. Selain itu gim ini memiliki semua yang dimiliki pesaing PC-nya.
Gim ini memungkinkan Anda beradu dengan pemain lain 5 vs 5. Untuk menggunakan
kontrol taktis di layar, Anda harus menaklukkan benteng musuh sambil mengontrol karakter, dan memperbaiki medan sendiri serta mengelola pembuatan minion dan kemampuan mereka.
Mobile Legends adalah gim yang gratis untuk dimainkan, tetapi untungnya sistem monetisasi hanya terbatas pada perbaikan estetika, dan itulah mengapa potensi sebenarnya tetap murni dan baru terugkap di medan perang yang hanya bisa dimenangkan jika Anda merupakan pemain yang benar-benar ahli, tidak dengan membeli jalan untuk menang. Seiring permainan, Anda bisa membuka karakter baru dan memperoleh pengalaman dalam spesialisasi Anda untuk mendapatkan tempat dalam papan peringkat internasional.
Join your friends in a brand new 5v5 MOBA showdown against real human opponents, Mobile Legends: Bang Bang! Choose your favorite heroes and build the perfect team with ...
Faktanya, Mobile Legends malah menjadi salah satu titel game yang paling depan untuk memajukan scene esport di Indonesia melalui turnamen seperti MSC dan MPL yang membawa karir pada para pemain ternama seperti Lemon dan JessNoLimit.
Lalu apakah dengan fakta demikian Mobile Legends masih pantas disebut sebagai game berbahaya? Jawabannya akan sangat tergantung dari masing-masing pribadi yang memainkannya.
Bermain game seperti The Sims saja bisa jadi “game berbahaya” bila pemainnya menghabiskan puluhan bahkan ratusan jam bermain sampai lupa dengan kehidupan nyatanya. Di sisi lain, Mobile Legends malah bisa menjadi titel game yang mengajarkan mengenai komunikasi dan juga kerja sama tim!
Nah, guna meminimalisir efek yang tidak diinginkan dalam bermain game bagi anak, tentunya para orang tua harus bisa mengawasi anaknya saat mereka memainkan game. Perhatikan betul sistem rating game yang telah disediakan untuk memudahkan menilai game tersebut apakah layak dimainkan oleh anak dengan umur tertentu!
Pada akhirnya, penulis berpendapat Mobile Legends sebagai sebuah game tidaklah berbahaya, namun ia bisa jadi berbahaya bila disalah gunakan (dimainkan oleh anak di bawah umur yang baperan, main ML sampai lupa makan 2 hari, dst).
Kementrian Komunikasi dan Informasi juga belum memberikan balasan atas email dari redaksi GGWP.id mengenai berita tersebut. Namun saat berita ini di tulis nampaknya Mobile Legends masih bisa dimainkan tanpa masalah sama sekali.