bencana

idm(28)
Published in
#bencana
Words
300
Reading
2 min
9y
Listen to this post
~2 min

Tidak ada definisi yang pasti tentang pengertian (Al-Mahari & Keller,
2007; Tillman, 2011; Veenema, 2007, p. 4). Demikian juga tidak ada
klasifikasi bencana yang pasti. Misalnya Vogt &Kulbok (2008) membagi
bencana dalam dua kategori, yaitu bencana alam dan buatan manusia.
Bencana alam didefinisikan sebagai hasil dari suatu gangguan ekologi atau
ancaman yang melebihi kapasitas penyesuaian masyarakat yang terkena
dampak seperti kebakaran besar, banjir yang luas, angin topan, dan gempa
bumi. Bencana buatan manusia adalah bencana yang dihasilkan dari
peristiwa atau situasi yang disebabkan oleh manusia, seperti perang, konflik
bersenjata, kontaminasi lingkungan yang luar biasa, dan bencana teknologi
yang signifikan (Gebbie & Qureshi, 2002). Sementara itu, Undang-Undang
Republik Indonesia No. 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana bab
I, pasal 1 ayat 2, 3 dan 4 mengelompokkan bencana kedalam tiga kategori
sebagai berikut:a. Bencana alam
Bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian
peristiwa yang disebabkan oleh alam,seperti gempa bumi, tsunami,
gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor.
b. Bencana non-alam
Bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa
non-alam yang antara lain berupa gagal teknologi, gagal modernisasi,
epidemi, dan wabah penyakit.
c. Bencana sosial
Dampak bencana pada komunitas
Peristiwa alam dalam bentuk apa pun akan menimbulkan dampak
negatif yang merugikan manusia dan perlu segera diantisipasi agar akibat
negatif yang diderita oleh masyarakat tidak berlanjut berkepanjangan.
Menurut UNDP (1992), setiap jenis bencana akan menimbulkan dampak dan
kerusakan yang tipikal seperti ditunjukkan pada Tabel 1. Misalnya, gempa
bumi berkekuatan 8,7 skala Rithcher yang diikuti oleh tsunami pada tanggal
26 Desember 2004 yang lalu berdampak pada lebih dari 500.000 orang Aceh
(Vogt & Kulbok , 2008)dengan angka kematian yang berkisar 22,0-23,6 %
ditemukan di Banda Aceh, Aceh Besar dan Kabupaten Aceh Jaya (Doocy,
Gorokhovich, Burnham, Balk & Robinson, 2006). Biro Rehabilitasi dan
Rekonstruksi (BRR , 2007) memperkirakan 130 dari 605 desa di Aceh Besar

bencana | Ecency