Kebijaksanaan seseorang bisa dilihat saat ia sedang marah. Terutama dalam menghadapi suatu masalah, apakah ia berusaha menghadapinya dengan hati yang dingin atau menambah-nambah runcing masalah hingga menimbulkan permusuhan di kalangan manusia. Rasulullah saw pernah memberi banyak contoh bagaimana menyelesaikan permasalahan, termasuk diantaranya dengan pendekatan lembut.
Suatu ketika Rasulullah Saw dicaci bahkan di lempar oleh orang-orang yang membenci dakwahnya. Sampai-sampai Rasul terluka dan berdarah. Namun Rasulullah tetap memaafkan mereka. Demikian juga saat di caci maki oleh Yahudi buta. Rasulullah malah berbuat baik kepadanya. Rasulullah lebih menekankan rasa cinta, kasih sayang dan akhlak daripada cara-cara yang penuh kekerasan. Ternyata hasilnya luar biasa. Cara-caranya dikagumi orang-orang yang pernah memusuhinya, sehingga banyak di antara mereka kemudian memilih ajaran yang dibawa Rasul.