Menulis adalah.....

Words
221
Reading
1 min
Listen
Play
8y

IMG20180406120302_mh1523465207382.jpg

Sebal

Kau datang padaku
Buat pipiku merah marun
Kau suntikan rindu
Entah kapan aku mulai senyam - senyum

Canda datang berupa bisikan
Kata - kata kau jadikan penguat
Hingga petang ku tak bisa memejamkan mata
Kenapa?
Karena aku tak bisa berhenti mengingat gelora
Akan senyuman manis yang kau berikan

Lalu waktu datang menumpasnya
Tinggalkan gelisah dan rasa tak waras
Lalu tinggalah satu kepastian
Yang menyebalkan jika harus kukatakan.

12 -04 -2018

Ciparay

gethachan@gethachan

Menulis bukan hanya sekedar tulisan, ia adalah pengingat diri saat aku lupa diri.

Tulisan bisa menjadi hangat, sehangat embun pagi yang begitu menenangkan hati.

Ia juga bisa berubah dingin, sedingin gunung es di Alaska.

Ia juga bisa menjadi perih, setajam jarum jahit yang menembus kulitmu, buat jarimu berdarah hingga kau meringgis kesakitan.

Ia juga bisa menjadi penuh kepedihan, layaknya hujan yang turun bersama gemuruh petir dan kilat yang memancar ketakutan di langit.

Tulisan bisa menjadi sumber kehidupan atau... Kehidupan bisa menjadi sumber tulisan.

Menulis disaat rasa bahagia meninggalkan jejak yang ringan, seperti permen bola kapas, yang kau makan sambil tersenyum. Lalu saat merasa hampa, sakit dan sedih, pena meninggalkan guratan yang kasar, berat dan air mata. Layaknya kau terluka karena kecelakaan yang luar biasa keras, menghancurkan tubuhmu, dirimu bahkan isi otakmu.

Bagiku menulis adalah sebuah cermin, dimana aku bisa mengerti apa yang kadang tak bisa kupahami.

Salam Hangat

pic2gif_20180327_113559.gif

Menulis adalah..... | Ecency