Pliek u adalah bahan dasar untuk membuat masakan khas Aceh, seperti gulee pliek u, pliek u teulheue, rujak pliek u, dan masih banyak varian makanan (peunajoh) lainnya.
Bahan dasar pliek u adalah kelapa. Kelapa yang akan digunakan adalah kelapa yang sudah tua. Buah kelapa tersebut dikupas kulitnya hingga nampak batoknya. Lalu air dari kelapa tersebut di buang, bisa dengan dibelah batoknya, atau dicongkel isi putihnya.
Setelah itu dilanjutkan dengan proses penyimpanan alias diperam selama 5x 24jam. Sesudah cukup waktu, kelapa tersebut di keruk dari batoknya. Lalu diperam lagi selama 24 jam, dan nantinya juga didapatkan minyak simplah yang biasanya sering digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.
Setelah diperam lanjut dengan proses penjemuran. Kelapa yang sudah diperam terus dijemur di bawah terik panas matahari, mulai dari pagi hingga sore hari. Proses penjemuran dilakukan di bawah terik matahari dengan di beri alas dari plastik.
Tidak selesai disitu saja, kini pliek u harus melewati proses pemisahan minyak.
Pemisahan minyak dari daging kelapa biasanya dilakukan mulai dari hari ke 2 penjemuran. Cara lumayan sulit, yakni dengan memeras daging kelapa tersebut hingga keluar minyaknya, biasanya digunakan bantuan alat yang disebut peuneurah.
Alat yang digunakan untuk memeras berupa 2 buah papan yang salah satu ujungnya diikat. Sedangkan ujung yang lain diberi baut berulir dengan diameter kira-kira 3cm dan panjang kira-kira 30cm. Baut tersebut di hubungkan pada ujung kayu yang diletakkan secara horizontal dari baut.
Nah, selesai sudah tahap pembuatan pliek u. Nantinya setelah selesai prosesnya akan langsung dijual langsung ke pasar atau dikonsumsi untuk sendiri