Bogoshipda~

eungga(35)
Published in
#poetry
Words
134
Reading
1 min
Listen
Play
9y

image

Hujan malam ini berkat, ia menurunkan kenangan, lekat lalu dekat. Pikiran dan hati konsentrasi mengingat. Ada satu nama, meski terbata namun masih jelas kuucap.

Salam rindu pada hujan, kutitipkan untukmu. Biar diserap tanah lalu ditumbuhkan kembali kelak, cintamu.

Gelap semakin pekat. Namun mata belum juga lelah, mengingatmu. Kerja jantung pun meningkat, seiring ingatan tentangmu terus menguap. Jendela kamar menimbulkan bayang samar. Dirimu, kuharap.

Bagaimana jika malam ini kulewati sendiri, menahan rindu lalu mengusik mimpi. Aku tak bisa bedakan rindu kali ini, aku menginginkanmu atau hanya mengingatmu. Sebab rinduku kerap kali menipu, menjelma seolah katamu adalah aku. Padahal aku hanya masa lalu darimu, dariku.

Tuhan, jika hujan ini turunkan rindu, mohon redakan ia segera. Namun jika rindu menyusul hujan ke hatiku, mohon kuatkan aku untuk tidak menjanjikan temu. Sebab rinduku pasti palsu, kupastikan itu.

Bogoshipda!

Bogoshipda~ | Ecency