Kemarin saya dan teman saya mengunjungi suami teman saya yang dirawat di rumah sakit Melati Lhokseumawe. Suami teman saya itu terkena penyakit stroke yang membuat setengah dari badannya menjadi lumpuh.
Sepulang dari sekolah saya dan teman saya segera berangkat menuju ke lokasi rumah sakit tersebut. Sekitar dua puluh menit sampailah saya di sana dan saya segera menaiki tangga untuk menuju lantai tiga.
Sebenarnya saya ingin naik lift saja agar lebih praktis namun perawat mengatakan bahwa lift tidak bisa digunakan karena sesuatu hal yang tidak mau disebutkan.
Sampai di lantai tiga saya merasa ngos ngosan kemudian saya segera menemui petugas di lantai tiga untuk menanyakan dimana posisi teman saya berada. Setelah mendapatkan jawaban saya segera menuju ke ruang inap pasien. Sampai disana kami segera disambut oleh teman saya yang sedang menjaga suaminya dengan ditemani oleh anaknya yang bungsu.
Lalu kami dipersilahkan duduk di lantai. Sebelumnya teman saya membentangkan tikar tempat kami duduk bersila.
Kamipun berbincang bincang sejenak sambil menanyakan bagaimana keadaan si pasien. Kira kira lima belas menit kami duduk setelah itu saya segera memohon izin untuk pulang.