Steemit bagian Barat Selatan Aceh (Barsela) terus melakukan sosialisasi steemit di seluruh lapisan masyarakat Aceh khususnya Aceh Barat. Kali ini steemian Barsela melakukan sosialisasi kepada mahasantri Pesantren Darul Muta'allimim. Hampir seluruh santri tingkat atas ini hadir mengikuti acara tersebut.
Setiap tahapan sosialisasi di ikuti oleh santri dengan saksama. Materi perkenalan steemit menjadi materi dalam sosialisasi kali ini, seluruh materi disampaikan oleh ketua KSI Barsela @bairuindra.
Agar memudahkan para santri dalam memahami steemit lebih mendalam, para santri dibagi menjadi tiga kelompok santri laki-laki dan tiga kelompok santri perempuan. Setiap kelompok di dampingi seorang steemian Barsela.
Steemian yang mendampingi kelompok santri juga harus membantu para santri untuk mendaftar akun steemit. Namun tidak semua santri terdaftar pada saat itu, karena gangguan jaringan internet atau sinyal yang tidak begitu bagus.
Rasa keakraban sangat terasa antara steemian dan mahasantri. Walaupun kita baru kenal dan baru bertatap muka.
Santri sangat antusias mengikuti sosialisasi ini, hal ini terlihat dari minat mereka untuk bergabung di steemit. Semoga mereka menjadi steemian yang sukses kedepannya.
Apresiasi yang sangat luar biasa patut kita berikan kepada pengurus perantara Tengku Syahwaluddin. Beliau menyambut baik kedatangan steemian Barsela.
Beliau juga mengetahui cerita tentang steemit, dan mengetahui bahwa steemit platform media sosial yang berbeda dari media sosial yang lain. Banyak hal yang baik dan membangun yang di sampaikan steemian melalui steemit, salah satunya mengajak orang untuk menulis.
Setelah berbicara lebih jauh dengan Tengku Syahwaluddin, ternyata beliau adalah suami dari steemian Barsela yaitu @putrimaulina90. Ia sangat mendukung aktivitas istrinya di steemit. Sosialisasi steemit kali ini adalah inisiatif dari suami istri tersebut.
Salam hormat saya juga kepada steemian Barsela yang lainnya @danialves,
@sudirmanz,
@anharfazri,
@putrimaulina90 dan
@aminnullah serta sahabat steemian yang lain yang tidak bisa hadir.
Sosialisasi steemit di lembaga pendidikan agama, mungkin yang pertama kali, dilakukan semala saya bergabung di steemit. Semoga bisa di lakukan di lembaga pendidikan yang lainnya. Singgah kita budaya menulis bisa terjadi di masyarakat Aceh Barat.
Sosialisasi usai di laksanakan, mahasantri kembali mondok dan steemian yang hadir kembali pulang ke rumah masing-masing. Namun nuansa keakraban masih terus berjalan, walaupun hanya berkomunikasi melalui WhatsApp.
Acara sosialisasi boleh berakhir, tapi silaturahmi dan persaudaraan harus terus berjalan. Salam Aneuk Santri.