[INDONESIA]
Suatu berkah yang tak terkira untuk bisa bersama sahabat steemians setelah beberapa waktu saya tidak menulis, disebabkan oleh masalah anak saya yang mengalami masa sulitnya setelah cedera tangan yang membuat saya harus menemaninya di rumah sakit.
Selama di rumah sakit, saya menemukan banyak biji-bijian kering yang terabaikan. Meskipun ini adalah benih yang merupakan awal dari kehidupan, namun banyak di antara kita yang belum menyadarinya. Kondisi terabaikan, tidak membuat biji-bijian ini lantas menjadi mati, tapi mereka tetap bertahan dalam tidur panjang atau dalam ilmu biologi di kenal dengan istilah dormansi.
Definisi Dormansi pada Biji
"Dormansi adalah suatu keadaan berhenti tumbuh yang dialami organisme hidup atau bagiannya sebagai tanggapan atas suatu keadaan yang tidak mendukung pertumbuhan normal. Dengan demikian, dormansi merupakan suatu reaksi atas keadaan fisik atau lingkungan tertentu. Pemicu dormansi dapat bersifat mekanis, keadaan fisik lingkungan, atau kimiawi". [wikipedia]
Dormansi pada Biji. (Foto Doc. Pribadi)
Gurun pasir merupakan daerah yang sangat sedikit mendapat curah hujan hanya sekitar 25 mm pertahun. Tetapi siapa yang dapat menduga bahwa di daerah tandus ini tersembunyi jutaan biji-biji yang berada dalam keadaan dormansi. Contoh gurun yang menyimpan jutaan biji-bijian di dalamnya adalah gurun pasir Atacama , Chile.
Biji Mulai Tumbuh setelah Mengalami Imbibisi
Penyebaran biji-bijian tersebut mungkin diasebabkan oleh karena terbawa angin atau hewan yang melintasi daerah tersebut.
Saat hujan turun, terjadilah proses imbibisi dimana biji kering tersebut menyerap air sehingga bagian kulitnya menjadi lunak, pecah, membuka dan berakar dan akhirnya berkecambah, tumbuh lalu berkembang.
Masa dormansi ini telah dilewati oleh bijian ini selama bertahun-tahun.
Sangat takjub mengetetahui biji-bijian tersebut mampu menjaga embrio yang berada di dalamnya hingga lingkungan memberinya kesempatan untuk tumbuh.
Gurun Atacama, Chile
Gurun Atacama adalah dataran tinggi di Amerika Selatan, meliputi sebidang tanah seluas 600-mile (1.000 km) di pantai Pasifik Amerika Selatan, sebelah barat pegunungan Andes. Menurut NASA, National Geographic dan publikasi lainnya,
Gurun Atacama, adalah gurun terkering di dunia.[Wikipedia]
Gurun Atacama Chile setelah Badai El Nino
Pada tahun 2015, hujan badai yang tak terduga terjadi akibat badai El Nino yang terjadi di gurun Atacama ini telah menyebabkan berakhirnya masa tidur pada ribuan biji-bijian yang terdapat di gurun ini.
Badai ini menyebabkan gurun tandus tersebut berubah menjadi padang bunga dengan aneka warna.
Ini merupakan keajaiban alam yang sangat memukau, gurun yang semula gersang dan tandus berubah menjadi berwarna merah, putih, dan kuning.
Foto Gurun Atacama setelah Badai
Kesimpulan
Untuk berkecambah pada biji yang telah masak membutuhkan kondisi klimatik yang sesuai untuk mematahkan masa dormansi dan memulai proses perkecambahannya.
@dianaakmal
[ENGLISH]
An immeasurable blessing to be with a steemians friend after a while I did not write due to my son's troublesome troubles after a hand injury that forced me to accompany him to the hospital.
During the hospital, I found a lot of dried, dried up grains. Although this is the seed that is the beginning of life, many of us are not yet aware of it. The condition is neglected, does not make these grains die, but they persist in long sleep or in biology known as dormancy.
The Definition of Dormancy on the Seed
"Dormancy is a state of cessation of living organisms or parts thereof in response to a condition that does not support normal growth, so dormancy is a reaction to a particular physical or environmental state.the dormancy triggers can be mechanical, environmental, or chemical". [wikipedia]
Dormansi on Seed. (Private Doc Photo)
The desert is a very little area get rainfall only about 25 mm per year. But who can surmise that in this barren region are hidden millions of seeds that are in a state of dormancy. An example of a desert that stores millions of grains in it is the Atacama desert, Chile.
Seeds Start Growing after Experiencing Imbibiliation
The spread of the grain may be caused by the wind or animals that cross the area.
When it rains, there is an imbibition process where the dried beans absorb water so that the skin becomes soft, broken, opened and rooted and eventually germinates, grows and develops.
This period of dormancy has been passed by this grain for many years.
It is amazing to know that the grains are able to keep the embryo in it until the environment gives it a chance to grow.
Atacama Desert, Chile
"The Atacama Desert is a highland in South America, covering a 600-mile (1,000 km) land area on the Pacific coast of South America, west of the Andes. According to NASA, National Geographic and other publications, the Atacama Desert, is the world's driest desert" . [Wikipedia]
Chile's Atacama Desert after El Nino Storm
By 2015, unexpected storms caused by El Niño storms that occur in the Atacama desert have caused sleep to end in thousands of seeds in this desert.
This storm caused the barren desert to turn into a field of flowers with different colors.
This is a marvelous natural wonder, an arid and barren desert that turns red, white, and yellow.
Photo of the Atacama Desert after the Storm
Conclusion
To germinate ripe seeds requires appropriate climatic conditions to break the dormancy period and begin the process of germination