Kertas putih itu telah lama kosong
Tak tersentuh bahkan tergores
Menjerit ingin disapa, tapi diacuhkan
Berteriak ingin diperhatikan, tapi tak dipedulikan
Pena itu kehilangan jarinya
Tak mampu menari sendiri
Tinta biru enggan mengeluarkan cairannya
Terhambat dalam pikiran yang membeku
Sang empu kehabisan kata
Kehilangan kalimat
Tak ada nyawa dalam rangkaiannya
Berhenti ...
Diam sejenak
Menikmati ruang kosong
Mencoba mencari celah
Mencari potongan kata yang berserakan
Merapikan kalimat tak beraturan
Demi mewarnai kertas itu kembali