Bunga Tulip

Words
121
Reading
1 min
Listen
Play
9y

Awalnya, bunga tulip dibudidayakan pada masa Kekaisaran Ottoman (Turki), dan kemudian masuk ke Belanda pada abad keenam belas. Setelah Carolus Clusius menulis buku besar bertemakan bunga tulip pada tahun 1592, bunga tulip menjadi sangat popular, sehingga menyebabkan kebun bunganya diserang dan bibit-bibit bunga tulip miliknya dicuri secara teratur. Seiring dengan berkembangnya Zaman Keemasan Belanda, begitu pula bunga yang bulat dan berwarna warni ini. Bunga tulip menjadi obyek lukisan dan festival yang digemari. Pada pertengahan abad ketujuh belas, bunga tulip menjadi sangat populer, sampai-sampai menyebabkan kegoncangan ekonomi untuk pertama kalinya, yang dikenal sebagai Demam Tulip/"Tulip Mania" (tulipomania). Banyaknya masyarakat yang memborong tulip telah menyebabkan harga tulip menjadi sangat mahal, sampai-sampai tulip berfungsi sebagai uang, sampai pada akhirnya pasar bunga tulip mengalami kejatuhan.
image

Bunga Tulip | Ecency