Stop angry and leave the heat of heart, do not be angry, it will only bring you to evil
Psalm 37: 8
If we are hurt, cheated, slandered, reasonable or not, if we are angry? If we are loved, treated special, reasonable or not we reward the person with love.
It's all right, but if we do all that, what's the difference with those who do not trust God? Many people do not believe in God, but become good people out there. But we as people who believe in God are not only required to be good people, but we are also required to love those who are wrong with us. We are required to not be irritable and we must leave our anger, even we are required to be able to forgive others.
We know all that is not easy, not as easy as turning the palm of the hand. But we have to do it.
If you are currently angry and can not forgive the mistakes of the person who hurt you. Immediately leave your anger so that your anger does not lead you to become an evil one and remember when you refuse to forgive others, God will not forgive you either
Inspirasi 2 | Manajemen Kemarahan
Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya akan membawamu kepada kejahatan
Mazmur 37 : 8
Jika kita disakiti, ditipu, difitnah, wajar atau tidak, jika kita marah ? Jika kita disayangi, diperlakukan istimewa, wajar atau tidak kita membalas orang itu dengan kasih.
Memang semua itu wajar, tapi jika kita lakukan semua itu, apa bedanya kita dengan orang yang tak percaya Tuhan. Banyak orang yang tak percaya Tuhan , tapi menjadi orang yang baik diluar sana. Tapi kita sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, bukan saja dituntut menjadi orang yang baik, tapi kita juga dituntut untuk mengasihi orang yang bersalah pada kita. Kita dituntut untuk tidak lekas marah dan kita harus meninggalkan marah kita, bahkan kita dituntut untuk bisa mengampuni orang lain.
Kita tahu semua itu tidaklah mudah, tak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Tapi kita harus melakukannya.
Jika saat ini kamu sedang marah dan tak bisa memafakan kesalahan orang yang telah menyakitimu. Segeralah tinggalkan marahmu supaya kemarahanmu tak menuntunmu untuk menjadi seorang jahat dan ingatlah saat kamu menolak untuk memaafkan orang lain, Tuhan juga tidak akan memafkanmu.