Foto-foto yang tersematkan pada postingan ini diambil pada hari bahagia momen pernikahan adik bungsu kami, Muhammad Rizqan, pada tanggal 26 Juni lalu. Momen sakral ini dihelat di sebuah gedung bernama Kito Convention Hall, di kawasan Tanjung Morawa, Sumatera Utara. Lokasi ini dipilih dengan pertimbangan mempelai wanita, Indah Angraeni Akbar, yang dipersunting adikku berasal dari Medan.
Momen yang dengan Izin Allah SWT berlangsung khidmat dan lancar ini turut dihadiri oleh keluarga inti Allahyarham kedua orang tua kami. Tante Ana, Tante Linda, dan Om Mirza beserta istrinya, Tante Cahya, serta anak mereka Bilal rela meluangkan waktu untuk terbang dari Jakarta guna memberikan doa langsung demi kedua mempelai. Tante Ros adik Ayah yang tinggal di Medan dan suaminya, Om Sabri, juga berkenan hadir beserta ketiga putra mereka, Irham, Haikal dan Naufal. Dari Aceh, keluarga Allahyarham Om Picky, Tante Nur, turut hadir beserta anak-anaknya, Uci, Caca, dan Imob beserta anak-anak dan suami mereka. Om Ijal, adik bungsu Ayah juga hadir beserta istri beliau, Tante Ati dan Hijrah putra kebanggaan mereka.
Dari pihak Almarhumah Ibuku juga hadir Cek Li dan Istri beliau Cek Lis serta anak-anak mereka Agus, Dek Dan dan Icha. Cek Fah juga turut serta beserta Si bengal Rasya. Cek Suhaibah dan Cek Leman juga turut meramaikan suasana dengan istrinya, Cek Sri dan putra putri mereka, Balqis dan Asyrafil. Hanya Cek Mir dan Cek Nurul yang berhalangan hadir. Tapi istrinya Cek Mir, Cek Siti turut serta beserta Yaya putri pertama mereka. Sungguh momen haru biru yang penuh dengan gelak tawa dan tangis bahagia menghiasi momen pernikahan adik bungsu kami ini.
Terimakasih Tak Terhingga Kami Ucapkan Kepada Keluarga Allahyarham Kedua Orang Tua Kami Yang Telah Membantu Secara Moril Maupun Materil. Allah SWT Jualah Yang Membalas Kebesaran dan Keikhlasan Hati Semua Orang Tua Kami Yang Tersisa.
Demikian postingan kali ini yang kumaksudkan untuk menambatkan momen pernikahan adik bungsu kami ini kedalam sebuah tulisan sederhana. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mengenang momen ini. Momen dimana dua insan yang saling mencintai dipersatukan dalam bahtera perkawinan. Bahtera yang nantinya tidak akan luput dari segala persoalan dunia. Harapan kami kepada kedua mempelai "Jangan Tinggalkan Bahtera Kalian Walau Sebesar Apapun Badai Menghadang Kedepannya". Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada kalian hingga maut memisahkan.