Steem Sincerity API membantu menunjukkan akun-akun penyebar spam (pesan sampah) di Steemit. Peringatan bagi para steemian.
Spam atau pesan sampah makin sering menyambangi artikel-artikel kita. Kita tak bisa mencegahnya karena siapa saja bisa memberi komentar. Tapi, @andybets, software developer, mencoba membantu mengatasinya dengan memperkenalkan Steem Sincerity API yang dia tulis sendiri:1
This uses machine learning and a small training set to determine patterns which identify comments as spam (or from bots).
Ini adalah aplikasi pemrograman antarmuka (application programming interface/API) yang berfokus terutama pada komentar. Ya, tentu saja, karena pada komentarlah spam merajalela. Tapi, tentu ada ukuran lain, seperti jumlah pos dan reputasi meski tak dominan.
Aplikasi ini berusaha membedakan antara komentar sebagai spam atau komentar dari bot secara tak langsung. Dia menilai kemungkinan suatu akun itu berdasarkan tiga klasifikasi: Human Content Creator, Spammer dan Bot.2
Rather than making a direct prediction about whether an account belongs to a spammer, the API actually returns the probabilities of the account belonging to each of the three classes.
Aplikasi ini menilai seluruh akun Steemit dan menilainya berdasarkan tiga klasifikasi tadi. API aslinya tentu sulit dibaca orang awam. Untunglah, sejak akhir Maret lalu, @steemreports menyediakan visualisasi data penilaian itu. Kamu dapat melihatnya di:
Tampilannya demikian:
Kamu bisa mencoba mengecek sendiri status akunmu dengan memasukkan nama akunmu di kotak itu.
Ada baiknya kita mengecek status akun kita berdasarkan Steem Sincerity API.
Karena saya masuk dalam KSI Chapter Jakarta, maka saya mengecek status seluruh akun komunitas ini. Saya masukkan seluruh nama akun di sana:
Hasilnya adalah sebuah visualisasi dari status semua akun. Tampilannya seperti di bawah ini:
Kalau cursor diarahkan ke bulatan di segitiga itu, maka akan muncul nama akun bersangkutan, seperti ini:
Sebenarnya, setiap bulatan itu menandai satu atau lebih akun. Maka, untuk memudahkan penjelasan di tulisan ini, saya tambahkan kode a, b, c, sampai i.
Isi dari setiap kode itu adalah sebagai berikut
Mengapa posisi setiap akun berbeda-beda? Karena algoritma API meletakkannya berdasarkan penilaian untuk tiga klasifikasi tadi. Data rinci setiap akun adalah demikian:
| label | spammer | bot | content creator |
| a | |||
| designofeighty | 28 | 0 | 71 |
| b | |||
| nsratjeh46 | 14 | 14 | 71 |
| c | |||
| andrianhabibi | 42 | 0 | 57 |
| anggreklestari | 42 | 0 | 57 |
| beladro | 42 | 0 | 57 |
| bennpoelem | 42 | 0 | 57 |
| iissumiati03 | 42 | 0 | 57 |
| jkfarza | 42 | 0 | 57 |
| mhdsyafriadi | 42 | 0 | 57 |
| musismail | 42 | 0 | 57 |
| noasalfha | 42 | 0 | 57 |
| willyana | 42 | 0 | 57 |
| d | |||
| apilopoly | 28 | 14 | 57 |
| muhajirdjidji | 28 | 14 | 57 |
| e | |||
| blogiwank | 14 | 28 | 57 |
| f | |||
| ahmadunyh | 57 | 0 | 42 |
| batuejourney | 57 | 0 | 42 |
| dofaaliza | 57 | 0 | 42 |
| feriald | 57 | 0 | 42 |
| imansembada | 57 | 0 | 42 |
| imansembada | 57 | 0 | 42 |
| manfaluthi | 57 | 0 | 42 |
| vallentinadharma | 57 | 0 | 42 |
| viviehardika | 57 | 0 | 42 |
| zikrullah | 57 | 0 | 42 |
| g | |||
| edridaazhari | 42 | 14 | 42 |
| h | |||
| fidaarfah | 71 | 0 | 28 |
| jaryat | 71 | 0 | 28 |
| konakaart | 71 | 0 | 28 |
| ngartof | 71 | 0 | 28 |
| refs | 71 | 0 | 28 |
| rezasofyan | 71 | 0 | 28 |
| sangdiyus | 71 | 0 | 28 |
| i | |||
| citrarahman | 85 | 0 | 14 |
| ratuayu | 85 | 0 | 14 |
| ronimarwan | 85 | 0 | 14 |
Bagaimana membaca data di atas? Sederhana saja. Aktivitas komentar setiap akun dinilai seberapa "manusia" akun itu. Makin dekat akun itu ke posisi Content Creator, semakin manusialah dia. Bila posisinya mendekat ke Spammer, maka komentarnya diperkirakan sebagai spam. Dan, bila posisinya makin dekat ke Bot, maka dia diperkirakan sebagai robot.
Saya tahu bahwa semua akun KSI Chapter Jakarta adalah manusia, jadi pasti bukan robot dan spammer. Tapi, saya menduga ada komentar-komentar yang kawan-kawan tulis yang mirip dengan spammer atau bot.
Jadi, lihatlah data ini sebagai peringatan bagi kita semua untuk memperbaiki cara kita berinteraksi di Steemit.
Lalu, bagaimana cara kita menghindari agar komentar kita tak dikira sebagai spam? Berdasarkan pengalaman saya, ini beberapa tip yang bisa kita lakukan:
Yang saya senang dari data di atas adalah tak satu pun anggota KSI Chapter Jakarta yang tergolong spammer.
Namun, saya sedih karena banyak akun dari Indonesia yang malah masuk daftar Biggest Spammers alias spammer terbesar.
Yang ingin melihat daftar lengkapnya, silahkan kunjungi:
Data di atas diakses per 8 April 2018. Steem Sincerity API mengambil data itu dari komentar selama 14 hari terakhir. Data ini bisa berubah setiap hari, tergantung aktivitas setiap akun. Saya berharap hari-hari berikutnya tak ada lagi akun Indonesia yang nangkring di Biggest Spammers.
Perlu diingat bahwa Steem Sincerity API sedang dalam pengembangan. API ini berbasis pada mesin yang belajar (learning machine). Kekeliruan bisa saja terjadi dan kita perlu membantu mereka untuk menyempurnakannya.
Kalau kamu keberatan atas hasil yang mereka tampilkan atau punya masukan atau kritik, silahkan tulis komentar di akun @andybets atau
@steemreports.
1. @andybets, Steem Sincerity - Spam Filtering API and App Extensions
2. @andybets, Steem Sincerity - Improved Anti-Spam API
I hope you like my work. Please upvote and resteem this post and follow
@blogiwank if you support me.