TERANG BULAN
Selalu hadir di tengah malam
Kenapa siang bulan menghilang
Tidakkah bintang cemburu
Ah biarlah
Aku di sini memahat bukit-bukit kasih
Kuukir dengan selaksa jeli
Mengusap sepenuh rasa
Getaran aura di perdu ketidak berdayaan
Hanya menunda jawab dari perjalanan musim
Aku di bawah purnama
Melihat kerbau melipat wajah
Ah biarlah
Aku tetap aku
Yang tak lagi berarti
Sungai mengusap muara
Sabagai garis pertemuan