After Reading, Writing Is Born | Bilingual |

Words
1043
Reading
5 min
Listen
Play
9y


Sorry, This photo is old files

Hobby, in the Great Indonesian Languege Dictionary (KBBI) means, indulgence or pleasure in a spare time, and not the main job. Everyone has a wide range of hobbies. However, the craze of the many we have, of course there is one hobby that has a special place in our heart, including me.

Football, badminton, and reading are some hobbies i have when i was in elementary school. However, after the days to germinate and uniform red white switch with blue white, up to this day has became a collegian, some hobby that had graced my leisure starting fall aka decreases.

I've rarely playing football, whereas it used to be every time I hold the ball, the audience will cheer and than they will say his palying style It's similar with Di maria. Yeaah ..!! the Argentina national football players now graze on the rich Club of the of France, PSG. Moreover, with the mainstay sports Indonesia each time following the Olympic Games, namely, Badminton.

Now all that's left is just reading. As I describe at the first paragraph, of the many hobbies that people have, only one that is so inherent in the live. For me "reading" is a hobby that is truly attached to and stored in one room in the recesses of the heart.

I love to reading when i sit at the 5 grade of elementary school, and it growing up when i entered to a boarding school. At the dormitory, I met with people that have similar hobbies with me, this makes me the easier in a brainstorm about what we have read. It is also easier for mutual loan borrowing. And continued when I signed in to the University.

I have always been selective in choosing reading materials, its i do to filter out useful material and also not. It is certainly important for them who wants to read the book or anything other. I usually prefer to read about the history (especially the history of Aceh), about traveling, social and political issues, and i really love to read the novel.

"After reading, writing is born" yeah.!! My indulgence in reading, has provided a new hobby for me that is, writing. Here, I just realized that writing is not an easy job, need more knowledge and insight. Darwis "Tere Liye" in his novel by titled "Rindu" said, "to write a paragraph we have to read one book. Imagine if we wanted to write a book, of course we had to read a lot more of books."

Before i'm joining steemit, i regularly write on my personal blog "sulohnaggroe" once a week or twice a week. In my blog, i wrote about tourism and history of Aceh. I often use the blog become the media to write or to express my feeling and experience the form of writings.

Reading is a pleasure that is the most fun. Reading will make our mind will not dry it by knowledge, and insights will be extensive. Even exceeding the breadth of the world. As well as with reading, we also will have held a weapon, the weapon will issued bullets in the form of writing.


Bahasa Indonesia

Hobi, dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) berarti, kegemaran atau kesenangan yang dilakukan pada waktu senggang, dan bukan pekerjaan utama. Setiap orang memiliki berbagai macam hobi. Namun, dari sekian banyak kegemaran yang kita punya, tentu ada satu hobi yang memiliki tempat special di hati, tidak terkecuali saya pribadi.

Sepak bola, bulu tangkis, dan membaca adalah beberapa hobi yang sudah saya gemari semenjak masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Namun, setelah hari-hari bertunas dan seragam merah putih berganti dengan biru putih, sampai dengan hari ini sudah menjadi mahasiswa, beberapa hobi yang sempat menghiasi waktu senggang saya mulai berguguran alias berkurang.

Saya sudah mulai jarang bermain sepak bola, padahal dulu setiap kali saya memegang bola, penonton akan bersorak sorai sembari mengatakan “lagei Di maria sigam njan” atau dalam bahsa Indonesia berarti “Lelaki itu mirip dengan Di maria”. Yaaa..!! Di maria pemain berpaspor Argentina yang sekarang merumput di klub kaya raya Perancis, PSG. Terlebih lagi dengan olahraga andalan Indonesia setiap kali mengikuti pesta olahraga multievent yaitu, Badminton.

Kini yang tersisa hanyalah membaca. Seperti yang saya uraikan di atas, dari sekian banyak kegemaran yang orang miliki, hanya satu yang begitu melekat di hati. Bagi saya “membaca” adalah hobi yang benar-benar melekat dan tersimpan dalam satu ruang di relung qalbu.

Hobi membaca sudah mulai bertunas ketika saya duduk di kelas 5 sekolah dasar, dan semakin tumbuh pada saat saya masuk sekolah asrama. Di asrama, saya bertemu dengan orang-orang yang memiliki hobi serupa, hal ini membuat saya semakin mudah dalam bertukar pikiran tentang apa yang telah kami baca. Juga semakin mudah untuk saling pinjam meminjam bahan bacaan. Pun demikian ketika sudah masuk perguruan tinggi.

Saya selalu selektif dalam memilih bahan bacaan, hal itu saya lakukan untuk menyaring bahan yang bermanfaat dan juga tidak. Hal itu tentu penting dilakukan bagi mereka yang ingin membaca. Biasanya saya lebih suka membaca tentang sejarah (khususnya sejarah tentang Aceh), tentang traveling, isu social dan politik, serta membaca novel.

Habis membaca terbitlah menulis, kegemaran saya dalam membaca, telah memberikan hobi baru bagi saya yaitu, menulis. Di sini, saya baru menyadari bahwa menulis bukanlah perkara yang mudah, membutuhkan wawasan dan pengetahuan lebih. Darwis "Tere liye" dalam novelnya yang berjudul “Rindu” mengatakan, untuk menulis sebuah paragraf kita harus membaca satu buku. Bayangkan jika kita hendak menulis sebuah buku, tentu kita harus membaca lebih banyak lagi.

Sebelum bergabung di steemit, saya rutin menulis di blog pribadi saya “sulohnaggroe” di sana saya sering menulis tentang pariwisata Aceh, sejarah. Bahkan tidak jarang blog tersebut menjadi media untuk mencurahkan tentang pengalaman atau perasaan saya dalam bentuk deretan aksara.

Membaca merupakan kesenangan yang paling menyenangkan. Membaca akan membuat pikiran kita tidak akan kering, dan wawasan akan luas. Bahkan melebihi luasnya dunia. Serta dengan membaca, kita juga kita telah memegang sebuah senjata, senjata yang akan mengeluarkan peluru dalam bentuk tulisan.


In fact, this paper I offer to challenge11 organized by the KSI. However, because there are things that are urgent, i didn't get to share this article on time, happy reading

Thank you for reading my article


Don't forget to follow me azissuloh@azissuloh


Salam Komunitas Steemit Indonesia


After Reading, Writing Is Born | Bilingual | | Ecency