⛔ Larangan Menuduh Kafir ⛔

Words
126
Reading
1 min
Listen
Play
8y

asrizal@asrizal - ⛔ Larangan Menuduh Kafir ⛔

عَنْ أَبِي ذَرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ لَا يَرْمِيْ رَجُلٌ رَجُلًا بِالْفُسُوْقِ وَلَا يَرْمِيْهِ بِالْكُفْرِ إِلَّا ارْتَدَّتْ عَلَيْهِ إِنْ لَمْ يَكُنْ صَاحِبُهُ كَذٰلِكَ

Dari Abu Dzar ra bahwa dia mendengar Nabi saw bersabda: "Tidaklah seseorang melempar tuduhan kepada orang lain dengan kefasikan, dan tidak pula menuduh dengan kekufuran melainkan (tuduhan itu) akan kembali kepadanya, jika saudaranya tidak seperti itu." (HR. Bukhari no. 6045)

orang cina.jpg

Sampaikan dengan hikmah dan akhlak
Jangan menyampaikan sesuatu melebihi porsi dan kapasitasmu sebagai pendakwah
Boleh jadi suatu saat Allah membalikkan kata-katamu pada dirimu sendiri
Sedang Nabi Muhammad SAW dan para Sahabat tak pernah memanggil orang non islam dengan olok-olokan kafir, apalagi kepada sesama muslim

Mari sama-sama introspeksi diri 👔

⛔ Larangan Menuduh Kafir ⛔ | Ecency